BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat nasionalisme mulai berkobar untuk bumi Kalimantan Timur (Kaltim). Sebanyak 40 pelajar terbaik dari 10 kabupaten dan kota resmi memasuki Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Selama 23 hari ke depan, para peserta akan menjalani pembinaan fisik, mental, disiplin, serta kepemimpinan. Pelatihan tersebut sebagai bekal mengemban tugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.
Pembukaan Pusdiklat berlangsung dalam Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim, Samarinda, Selasa (28/7/2026).
Digembleng Menjadi Generasi Patriotik
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim, Arih Frananta Filifus Sembiring, menjelaskan pelaksanaan Pusdiklat tidak hanya mempersiapkan kemampuan teknis baris-berbaris.
“Tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan berjiwa Pancasila,” katanya.
Sebanyak 40 peserta yang mengikuti pelatihan merupakan hasil seleksi ketat terhadap 60 calon anggota Paskibraka. Seleksi berlangsung yang berlangsung pada 3 hingga 9 Mei 2026.
Dari proses seleksi tersebut, dua pelajar terbaik Kaltim berhasil lolos menjadi anggota Paskibraka tingkat nasional. Bahkan telah ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan pendidikan sejak pertengahan Juli 2026.
“Keduanya ialah Ananta Agus Lutfi Arta Syahputra asal Kota Bontang dan Juwita Riska Nuraida dari Kabupaten Paser,” sebutnya.
Seno Aji Tekankan Disiplin dan Kebersamaan
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji berharap para pelatih mampu menciptakan suasana pendidikan yang disiplin, aman, nyaman, sekaligus menyenangkan.
“Sehingga peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara optimal,” kata Seno Aji dalam arahannya.
Kepada para peserta, Seno Aji mengingatkan agar menjadikan keberagaman suku, budaya, dan latar belakang sebagai kekuatan yang mempererat persatuan.
“Keberadaan kalian hari ini juga amanah besar, harus menjaganya dengan penuh tanggung jawab. Ikutilah seluruh proses pelatihan dengan sungguh-sungguh, jaga kesehatan, kekompakan, dan kebersamaan,” pesannya.
Menjadi Pemimpin Masa Depan
Pusdiklat Paskibraka tidak hanya bertujuan menyiapkan petugas pengibar dan penurun bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan bagi generasi muda Kaltim.
Melalui proses pendidikan selama hampir satu bulan, para peserta agar menjalankan tugas negara dengan baik. “Sekaligus menjadi teladan dala, lingkungan sekolah, masyarakat, dan daerah asal masing-masing,” pungkasnya.
Semangat disiplin, nasionalisme, serta jiwa kepemimpinan selama Pusdiklat. Seno harapkan terus melekat bagi setiap peserta sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045. (bro2)

