BERANDAPOST.COM, TANJUNG REDEB – Masa depan Kabupaten Berau bermula dari anak-anak yang tumbuh hari ini. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini melalui kolaborasi lintas pihak. Upaya tersebut salah satunya berlangsung melalui Rapat Koordinasi atau Rakor Bunda PAUD Berau 2026.
Rakor Bunda PAUD Berau berlangsung selama dua hari, 5-6 Agustus 2026. Forum tahunan itu menjadi ruang untuk menyatukan visi sekaligus menyusun langkah penguatan pendidikan anak.
Pemkab Berau bersama Bunda PAUD dan perangkat terkait membahas arah kebijakan yang akan menjadi pijakan pembinaan PAUD.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan Rakor Bunda PAUD Berau bertujuan menyamakan pemahaman seluruh pengurus Bunda PAUD bersama perangkat daerah terkait.
“Hasil pertemuan ini nantinya menjadi program kerja dan pedoman dalam menjalankan berbagai kegiatan pembinaan PAUD,” ujarnya.
Anak sebagai Investasi Masa Depan
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Berau, Sri Juniarsih, memandang pendidikan anak sebagai salah satu investasi paling penting bagi masa depan daerah.
Menurutnya, masa anak-anak merupakan periode emas atau golden age. Pada fase tersebut, perkembangan otak, fisik, emosional, hingga spiritual anak berlangsung secara pesat sehingga membutuhkan perhatian dan layanan pendidikan yang berkualitas.
“Oleh karena itu, kita harus memastikan mereka mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas,” katanya.
Komitmen tersebut pemerintah daerah lanjutkan melalui program Satu Kampung Satu PAUD. Program itu bertujuan memperluas akses pendidikan anak hingga wilayah kampung.
Saat ini, Kabupaten Berau memiliki 236 satuan PAUD yang melayani sekitar 8.000 anak. Layanan tersebut tersebar pada seluruh kecamatan sehingga semakin banyak anak memperoleh kesempatan mengakses pendidikan.
Pemkab Berau juga memperkuat dukungan terhadap sektor pendidikan melalui sejumlah program lainnya. Salah satunya pembagian seragam sekolah gratis bagi para pelajar yang mulai pemerintah realisasikan. (bro2)

