BONTANG
Beranda / DAERAH / BONTANG / Bontang Dorong Kuliner Go Digital, Siapkan SDM Kreatif

Bontang Dorong Kuliner Go Digital, Siapkan SDM Kreatif

Pemkot Bontang gelar pelatihan digital marketing untuk pelaku kuliner, dorong pemanfaatan teknologi dan AI agar produk tembus pasar luas. (Prokopim)

BERANDAPOST.COM, BONTANG – Aroma kuliner tak lagi hanya soal rasa, tetapi mulai berpadu dengan strategi digital. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melihat Kuliner Go Digital sebagai kekuatan baru ekonomi masa depan.

Langkah itu terlihat dalam Pelatihan Digital Marketing bagi pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner tahun 2026. Kegiatan berlangsung dalam Hotel Bintang Sintuk, Rabu (22/4/2026), sekaligus menjadi ruang belajar bagi pelaku usaha agar naik kelas.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Rafidah menegaskan, teknologi kini bukan lagi pelengkap, melainkan kebutuhan utama dalam menjalankan usaha.

“Dengan pengemasan produk yang menarik serta strategi pemasaran digital yang tepat, kita optimis produk kuliner Bontang dapat menjangkau pasar yang jauh lebih luas,” tegasnya.

Sebanyak 28 pelaku usaha terlibat dalam pelatihan ini. Mereka mendapat pembekalan intensif Kuliner Go Digital. Mulai dari komunikasi pemasaran hingga teknik presentasi produk. Narasumber profesional asal Samarinda, Hanna Pertiwi menjadi pemateri.

TMMD ke-128 Bontang Perkuat Sinergi dan Pembangunan

Pada sisi lain, pemerintah melalui Dispoparekraf terus mengawal pengembangan sektor ini. Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda, Mochammad Deddy Arianto, menjelaskan pelatihan Kuliner Go Digital untuk memperkuat daya saing pelaku usaha.

Bahkan mengenalkan teknologi kecerdasan buatan atau AI agar pelaku usaha memanfaatkannya untuk desain kemasan hingga strategi branding. Sentuhan ini supaya mampu memberi nilai tambah pada produk lokal.

Bahan baku lokal tetap menjadi identitas utama. Memadukan cita rasa khas Bontang dengan tampilan modern agar mampu menembus pasar ritel skala nasional.

Ada tujuan besar dari pelatihan ini. Bukan sekadar meningkatkan penjualan, tetapi membangun kemandirian ekonomi masyarakat. (bro2)

Ekspor Perdana 18 Ribu Ton Amonium Nitrat dari Bontang