BERANDAPOST.COM, BONTANG – Tepuk tangan semarak saat para warga belajar SPNF SKB Kota Bontang satu per satu menerima tanda kelulusan. Momen itu bukan sekadar seremoni akhir tahun ajaran, melainkan kisah tentang semangat yang tidak pernah padam untuk menuntut ilmu.
Dari para lulusan, terdapat warga belajar berusia 45 tahun pada Program Paket A, 51 tahun pada Paket B, dan 52 tahun pada Paket C. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pendidikan tidak mengenal batas umur. Bahkan kesempatan belajar selalu terbuka bagi siapa saja.
Semangat tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Bontang dalam Lepas Kenang Murid Kelas Akhir SPNF SKB Kota Bontang Tahun Ajaran 2025/2026. Pelepasan berlangsung dalam Auditorium Taman 3 Dimensi Bontang, Senin (8/6/2026).
Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Lukman menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara.
“Akses pendidikan adalah untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi usia maupun kondisi sosial ekonomi,” katanya.
Menurutnya, keberadaan Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah. Terutama dalam memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal.
Memaknai kelulusan para siswa, lanjutnya, tidak boleh sebagai akhir perjalanan belajar. Sebaliknya, momen tersebut harus menjadi awal untuk terus mengembangkan kemampuan dan keterampilan demi menghadapi tantangan masa depan.
Semangat Warga Belajar
Pemkot Bontang juga memberikan penghargaan kepada para warga belajar yang tetap bersemangat menyelesaikan pendidikan. Meski harus membagi waktu dengan berbagai aktivitas dan tanggung jawab sehari-hari.
Sebagian lulusan berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, guru mengaji, hingga ibu rumah tangga. Mereka tetap berjuang menyelesaikan pendidikan meski dalam kesibukan.
“Ini adalah bukti nyata bahwa mencari ilmu itu tidak mengenal batas usia. Ilmu adalah kompas kehidupan yang membantu kita menentukan langkah dan menghadapi tantangan zaman,” ujar Lukman.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing pada era yang terus berkembang.
Apresiasi juga diberikan kepada para tenaga pendidik SPNF SKB yang selama ini mendampingi peserta didik dengan penuh kesabaran dan dedikasi. Para pengajar telah menjadi bagian penting dalam menumbuhkan harapan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi warga belajar.
Berdasarkan laporan Kepala SPNF SKB Kota Bontang, Hairul Saleh, tahun ini lembaga tersebut meluluskan 8 peserta Program Paket A, 17 peserta Paket B, dan 31 peserta Paket C. Selain itu, terdapat 12 peserta dari angkatan pertama Satuan PAUD Sejenis (SPS) yang turut mengikuti kegiatan pelepasan. (bro2)

