BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Sorot lampu tinggi high mast mulai menyinari persimpangan padat kendaraan. Pemerintah Kota Balikpapan memperkuat penerangan jalan dengan memasang lampu high mast, sebagai langkah menekan risiko kecelakaan, terutama saat malam.
Program ini berjalan pada tahun anggaran 2026. Fokusnya adalah titik dengan arus kendaraan tinggi serta area simpang yang luas. Lampu high mast mampu menjangkau area lebih lebar dalam satu titik ketimbang lampu konvensional.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menyebut pemasangan ini menjadi solusi atas keterbatasan penerangan pada sejumlah lokasi rawan.
“Kami memasang high mast ke beberapa simpang yang memiliki kapasitas lalu lintas cukup padat dan juga area yang luas, sehingga membutuhkan penerangan dengan jangkauan lebih besar,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Tiang lampu berdiri menjulang hingga sekitar 15 meter. Cahaya lampu hight mast lebih merata, sehingga dapat meminimalkan titik gelap. Kondisi ini untuk membantu pengendara melihat situasi jalan dengan lebih jelas.
“Alhamdulillah lewat kegiatan pengadaan 2026, kami mulai memasang tiga sampai empat unit high mast. Kami harap ini bisa memberikan kenyamanan dan juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” katanya.
Sejumlah simpang strategis menjadi prioritas. Antara lain kawasan BSCC Dome, akses jalan tol Km 13, Simpang Tugu KNPI, Simpang Korpri, hingga Korpri Manuntung.
“Jalur tersebut karena sering padat kendaraan, baik pagi maupun malam,” ungkapnya.
Padli menegaskan, penerangan optimal menjadi kunci menekan potensi kecelakaan.
“Kami ingin menekan angka kecelakaan yang sering terjadi pada beberapa simpang kota,” tegasnya.
Selain faktor keselamatan, program ini juga memberi dampak pada kenyamanan berkendara. Pengendara dapat melintas dengan rasa aman, sementara arus lalu lintas diharapkan lebih lancar. (bro2)

