BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Jemaah kloter 1 Samarinda berangkat menuju Madinah dengan dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Senin (27/4/2026). Dari hiruk pikuk persiapan keberangkatan, satu pesan terlontar untuk jemaah haji, yakni jangan selfie berlebihan, fokuslah pada ibadah.
Ya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Balikpapan, Suharto Baijuri, mengingatkan jemaah agar menjaga kedisiplinan selama berada di Tanah Suci.
Evaluasi tahun lalu menjadi catatan penting. Banyak jemaah Indonesia mendapat teguran otoritas Arab Saudi karena terlalu sibuk berswafoto dan membuat konten media sosial.
“Antrean berangkat sangat lama. Harapan kami, jalani ibadah dengan sebaik-baiknya. Jangan sia-siakan,” tegas Suharto kepada jemaah haji kloter 1 Samarinda, Minggu (26/4/2026).
Ia menyoroti kebiasaan jemaah muda yang kerap kehilangan fokus akibat penggunaan gawai. Energi, menurutnya, seharusnya mengarah pada ibadah, bukan dokumentasi berlebihan.
“Bagi yang muda, kalau bisa fokus saja. Sayang jika momen berharga terbuang,” pesannya.
Selain fokus, kondisi fisik juga menjadi perhatian. Suharto mengingatkan jemaah tidak memaksakan diri pada aktivitas yang tidak penting agar tetap prima saat puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, maupun Muzdalifah, dan Mina ketika hendak melempar jumrah
Suharto juga mengingatkan tantangan berbeda terhadap jemaah lanjut usia. Keterbatasan pemahaman teknologi menjadi kendala dalam sistem layanan berbasis digital.
Untuk itu, petugas memperkuat peran pendamping. Jemaah lansia akan mendapat pengawasan lebih intensif dari ketua rombongan dan ketua regu.
“Mereka kami titipkan agar tetap terarah dan tidak terpisah. Peran ketua rombongan sangat penting,” jelasnya.
Usai pemberangkatan kloter perdana, Embarkasi Balikpapan bersiap menyambut gelombang berikutnya. Jemaah asal Balikpapan akan masuk asrama pada Senin (27/4/2026) sore sebelum berangkat ke Arab Saudi pada Selasa (28/4/2026).
Suharto berharap seluruh rangkaian haji tahun ini berjalan lebih tertib dan khusyuk. “Kunci utamanya sederhana, yaitu disiplin dan fokus ibadah,” pungkasnya. (bro2)

