BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Wanda, mahasiswi 20 tahun asal Samarinda, menjadi jemaah termuda dalam kelompok terbang (kloter) 1 yang tiba di Embarkasi Haji Balikpapan, Sabtu (25/4/2026).
Keberangkatan ini bukan kebetulan. Orang tuanya mendaftarkan Wanda sejak 2012, saat ia masih anak-anak. Kini, panggilan itu datang lebih cepat dari yang ia bayangkan.
“Ya cukup senang sih karena bisa naik haji saat usia semuda ini,” ujarnya.
Perjalanan menuju keberangkatan tidak selalu ringan. Wanda harus membagi waktu antara kuliah dan persiapan haji.
“Cukup sulit sih, apalagi persiapannya sambil kuliah juga,” ungkapnya.
Terlebih lagi, ia juga aktif dalam organisasi dan menjadi ketua kelas. “Jadi memang sedikit sibuk. Tapi, alhamdulillah, semua berjalan lancar,” imbuhnya.
Kehadiran Wanda memang memberi nuansa berbeda dari ratusan jemaah yang sudah lanjut usia (lansia). Semangat muda berpadu dengan ketenangan para senior dalam satu rombongan ibadah.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kaltim, Mohlis Hasan, menyebut komposisi jemaah tahun ini cukup beragam.
“Kloter 1 Samarinda berisi 360 jemaah, terdiri dari 153 laki-laki dan 207 perempuan,” ungkap Mohlis Hasan.
Dari jumlah itu, 59 orang masuk kategori lansia dan 21 jemaah menggunakan kursi roda.
“Semua jemaah, baik yang muda maupun lansia, telah menerima kartu Nusuk sebagai identitas utama selama di Arab Saudi,” jelasnya.
Dari hiruk pikuk keberangkatan, kisah Wanda menjadi pengingat, bahwa panggilan ibadah tak mengenal usia. Hanya menunggu waktu yang tepat untuk tiba. (bro2)

