EKONOMI
Beranda / EKONOMI / PLN Perluas Listrik Desa, Rasio Berlistrik Kaltim-Kaltara Naik

PLN Perluas Listrik Desa, Rasio Berlistrik Kaltim-Kaltara Naik

PLN UID Kaltimra meningkatkan rasio desa berlistrik sepanjang 2025. Akses listrik menjangkau wilayah terpencil Kaltim dan Kaltara. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Upaya menghadirkan terang hingga pelosok terus berlanjut. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) konsisten memperluas akses listrik ke wilayah terpencil dan perbatasan. Sepanjang 2025, langkah berkelanjutan itu mendorong kenaikan Rasio Desa Berlistrik (RDB) pada dua provinsi tersebut.

Secara kumulatif, RDB PLN Kaltim dan Kaltara naik 1,54 persen. Angka tersebut bergerak dari 83,72 persen pada 2024 menjadi 85,26 persen pada 2025. Capaian ini menandai kemajuan nyata perluasan layanan kelistrikan, terutama bagi desa yang selama ini terkendala medan berat dan infrastruktur terbatas.

Sementara itu, Kalimantan Timur mencatat peningkatan RDB dari 89,02 persen menjadi 89,60 persen. Pada saat yang sama, Kalimantan Utara menunjukkan lonjakan lebih signifikan, dari 78,42 persen menjadi 80,91 persen. Kondisi ini mencerminkan hasil kerja intensif PLN dalam menghadirkan listrik andal pada wilayah dengan tantangan geografis tinggi.

Selanjutnya, PLN mendorong capaian tersebut melalui penguatan sistem kelistrikan desa serta perluasan jaringan distribusi yang menyesuaikan karakter wilayah. Strategi ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan akses energi berkeadilan sekaligus menopang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pelosok.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan peningkatan RDB lahir dari kerja konsisten dan berkelanjutan seluruh jajaran PLN.

Test Drive Hyundai Berhadiah Nonton FIFA World Cup 2026

“Peningkatan Rasio Desa Berlistrik PLN mencerminkan komitmen kami memastikan setiap desa memiliki akses listrik. Kehadiran listrik tidak hanya menjadi infrastruktur dasar, tetapi juga penggerak ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Chaliq, Senin (2/2/2026).

Lebih lanjut, Chaliq menyampaikan PLN akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut bertujuan mempercepat elektrifikasi desa yang belum teraliri listrik, sejalan dengan agenda pembangunan daerah dan transformasi energi nasional.

“Melalui langkah konsisten dan berkelanjutan, PLN optimistis pemerataan akses listrik Kaltim dan Kaltara akan terus meningkat. Upaya ini mendukung pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tutupnya. (bro2)