OLAHRAGA
Beranda / OLAHRAGA / 8 Pemain Piala Dunia Ini Pernah Berkarier di Liga Indonesia

8 Pemain Piala Dunia Ini Pernah Berkarier di Liga Indonesia

Delapan pemain Piala Dunia FIFA pernah berkarier di Liga Indonesia, mulai Mario Kempes, Roger Milla, Michael Essien hingga Frans Putros dan Gervane Kastaneer. (HO - FIFA)

BERANDAPOST.COM, JAKARTA – Kompetisi sepak bola Indonesia ternyata pernah menjadi persinggahan sejumlah pemain yang mencatat sejarah dalam Piala Dunia. Mulai dari juara dunia, legenda Afrika, hingga pemain aktif yang tampil pada Piala Dunia 2026, semuanya pernah merasakan atmosfer sepak bola Tanah Air.

Ada yang datang ke Indonesia setelah menorehkan prestasi atas panggung dunia. Ada pula yang berangkat ke Piala Dunia saat masih berstatus sebagai pemain klub Indonesia.

Melansir FIFA, Senin (29/6/2026), berikut ini delapan nama yang menjadi penghubung antara Liga Indonesia dan turnamen sepak bola terbesar dunia.

Mario Kempes

Nama paling mentereng dalam daftar tersebut ialah Mario Kempes. Legenda Argentina itu tampil pada Piala Dunia 1974, 1978, dan 1982. Puncak kariernya terjadi pada edisi 1978 ketika mengantar Argentina menjadi juara dunia berkat dua gol pada final melawan Belanda. Kempes juga menyabet Bola Emas dan Sepatu Emas turnamen.

Menjelang akhir kariernya, Kempes bergabung dengan Pelita Jaya pada 1996. Kehadirannya menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang pernah menjadi tempat berkarier seorang juara dunia.

Piala Dunia 2026, Pembuktian Messi dan Sempurnanya Argentina

Roger Milla

Legenda Kamerun, Roger Milla, juga pernah merumput di Indonesia. Penyerang yang tampil pada Piala Dunia 1982, 1990, dan 1994 itu merupakan sosok yang membawa Kamerun menembus perempat final Piala Dunia 1990. Bahkan sekaligus mencetak empat gol pada usia 38 tahun.

Empat tahun kemudian, Milla kembali mencetak gol dalam ajang Piala Dunia saat berusia 42 tahun. Setelah petualangannya pada level internasional berakhir, ia memperkuat Pelita Jaya sebelum melanjutkan karier bersama Putra Samarinda.

Ernest Ebongue dan Jean-Pierre Fiala

Masih dari Kamerun, Ernest Ebongue tampil pada seluruh pertandingan negaranya pada Piala Dunia 1982, penampilan perdana Kamerun saat putaran final. Setelah berkarier sepak bola kancah Eropa, ia bergabung dengan Persma Manado dan Pupuk Kaltim pada pertengahan 1990-an.

Rekan senegaranya, Jean-Pierre Fiala, yang tampil di Piala Dunia 1994, juga melanjutkan karier di Indonesia. Bek tengah tersebut memperkuat Persma Manado sebelum membela Persija Jakarta.

Nastja Ceh

Slovenia turut memiliki wakil dalam daftar ini melalui Nastja Ceh. Gelandang yang tampil pada Piala Dunia 2002, edisi perdana Slovenia dalam putaran final, sempat memperkuat PSMS Medan setelah berkarier pada berbagai kompetisi Eropa.

Gol Dramatis Eustaquio Antarkan Kanada ke 16 Besar Piala Dunia

Michael Essien

Nama besar berikutnya ialah Michael Essien. Mantan gelandang Chelsea dan Real Madrid itu memperkuat Persib Bandung pada 2017 sebagai pemain marquee. Kedatangannya menjadi salah satu transfer paling fenomenal dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Sebelum berlabuh ke Bandung, Essien tampil bersama Ghana pada Piala Dunia 2006 dan 2014 sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah The Black Stars miliki.

Kemudian pada musim yang sama, Persib juga mendatangkan mantan penyerang tim nasional Inggris, Carlton Cole.

Gervane Kastaneer

Daftar tersebut kini bertambah dengan hadirnya Gervane Kastaneer. Penyerang Curacao itu menjadi bagian dari skuad Persib Bandung yang menjuarai Liga 1 musim 2024-2025 sebelum melanjutkan karier ke Persis Solo.

Kastaneer kemudian mencatat sejarah bersama Curacao pada Piala Dunia FIFA 2026, penampilan perdana negaranya dalam ajang tersebut. Ia tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi Jerman pada laga pembuka.

Kalahkan Amerika Serikat, Turki Pulang dengan Kepala Tegak

Menariknya, Kastaneer datang ke Piala Dunia 2026 dengan status pemain Terengganu FC. Ia menjadi satu dari tiga pemain Malaysia Super League yang tampil pada turnamen tersebut bersama Mohammad Abualnadi dan Noor Al-Rawabdeh dari Selangor FC yang membela Yordania.

Frans Putros

Nama terakhir sekaligus yang paling bersejarah bagi Liga Indonesia adalah Frans Putros. Bek Persib Bandung itu menjadi pemain aktif Liga Indonesia pertama yang tampil pada kontes Piala Dunia FIFA.

Putros membawa Irak kembali ke putaran final setelah penantian sejak 1986. Kehadirannya menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya kompetisi domestik Indonesia memiliki wakil aktif pada panggung Piala Dunia.

Irak memulai kiprahnya dengan menghadapi Norwegia. Putros mengaku sangat terkesan dengan dukungan yang terus mengalir dari Bobotoh selama membela Persib Bandung.

“Banyak sekali, ya, saya merasakannya (dukungan). Saya sangat berterima kasih kepada Bobotoh (pendukung Persib Bandung). Menerima begitu banyak pesan membuat momen itu terasa sangat istimewa. Jadi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih,” ujarnya dalam wawancara bersama ILeague.

Sebenarnya cukup banyak nama-nama pesepak bola dunia yang bergabung dalam Liga Indonesia dari masa ke masa. Namun nama-nama tadi adalah yang mewakili dari sekian pemain lainnya. (bro2)