BERANDAPOST.COM, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser bergerak menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah tersebut melalui peninjauan langsung ke outlet ketahanan pangan dan pasar murah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Paser, Adi Maulana, turun meninjau kondisi lapangan, Selasa (17/3/2026).
Kunjungan tersebut menyasar lokasi outlet pangan Jalan R.A. Kartini. Dalam kegiatan itu, Adi berdialog langsung dengan pedagang dan pengelola terkait ketersediaan komoditas penting.
Beras, minyak goreng, telur, daging sapi, hingga gas elpiji menjadi fokus pemantauan menjelang lonjakan permintaan pada akhir Ramadan.
Pasokan Surplus
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Paser, Budy Hartika Eka Putra, memastikan kondisi stok bahan pokok masih aman.
“Pemerintah Kabupaten Paser sudah melaksanakan pasar murah sebanyak 13 kali bekerja sama dengan Bulog. Dari neraca kami, 11 bahan pangan strategis dalam kondisi surplus,” ujarnya.
Program pasar murah menjadi salah satu strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga.
Kegiatan ini juga terhubung secara daring bersama jajaran Provinsi Kalimantan Timur dan diikuti kepala daerah se-Kaltim.
Bantu Warga Lewat Pasar Murah
Selain pemantauan, pemerintah juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat. Warga terlihat antusias mendatangi outlet pangan untuk mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau.
Kehadiran pasar murah bahkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus terbebani lonjakan harga.
Pemkab Paser menegaskan akan terus menjaga stabilitas pasokan dan harga hingga Lebaran, agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang dan merayakan hari raya tanpa kekhawatiran. (bro2)



