BERANDAPOST.COM, BONTANG – Arah pembangunan mulai bergeser. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menaruh fokus besar pada kualitas manusia terutama DNA Pendidikan sebagai fondasi masa depan daerah.
Langkah itu tampak dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Character Building berbasis mental health atau kesehatan mental. Kegiatan pada Kamis (23/4/2026), menyasar tenaga pendidik tingkat SMP.
Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Lukman, membuka kegiatan sekaligus menegaskan arah kebijakan daerah.
“Investasi terbesar daerah bukan hanya pada infrastruktur, melainkan pada kualitas manusianya,” sebut Lukman.
Ia bahkan menilai penguatan karakter dan mental health menjadi kunci dalam mencetak generasi unggul. Menurutnya, peran pendidik sangat menentukan arah pembangunan jangka panjang.
Dalam pemaparannya, Lukman mengenalkan filosofi “DNA Pendidikan” sebagai fondasi utama proses belajar. Konsep ini memuat tiga unsur penting, yakni Direction, Nurture, dan Adaptability.
“DNA dalam tubuh manusia adalah penentu arah pertumbuhan. Begitu pula dalam pendidikan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan, arah yang jelas akan membimbing proses belajar. Empati memperkuat hubungan antara guru dan siswa. Adaptasi menjadi bekal menghadapi perubahan zaman.
Komitmen Pemkot Bontang terlihat kuat dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada karakter. Pendekatan ini agar mampu menjawab tantangan era modern.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Abdu Safa Muha. Ia menilai penguatan mentalitas guru penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Bimtek ini tidak hanya bersifat teoritis. Peserta mendapat pembekalan praktis untuk meningkatkan produktivitas kerja saat berada dalam kawasan sekolah.
Sebagai penguat materi, Pemkot Bontang juga menghadirkan Reni Murni dari Jakarta. Kehadiran narasumber nasional memberi perspektif baru bagi para pendidik. (bro2)

