NASIONAL
Beranda / TOPIK / NASIONAL / Seluruh Jemaah Haji Tiba di Makkah, Fokus Layanan ke Armuzna

Seluruh Jemaah Haji Tiba di Makkah, Fokus Layanan ke Armuzna

Seluruh jemaah haji Indonesia 2026 telah tiba di Arab Saudi. Kemenhaj kini fokus mempersiapkan layanan Armuzna jelang puncak haji. (HO - Kemenhaj)

BERANDAPOST.COM, JAKARTA – Fase keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 resmi berakhir. Kini, seluruh perhatian pemerintah beralih menuju persiapan puncak ibadah haji yakni fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.

Kementerian Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji reguler telah memasuki tahap persiapan menghadapi rangkaian puncak ibadah haji.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan sebanyak 527 kloter dengan 202.551 jemaah serta 2.098 petugas telah berada di Makkah. Selain itu, tercatat sebanyak 16.596 jemaah haji khusus juga telah tiba.

“Alhamdulillah, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Saat ini, seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna. Mulai dari tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga penempatan petugas,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Menjelang fase Armuzna, Kemenhaj juga mengingatkan seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memasang atribut, spanduk, stiker, maupun tanda pengenal pada area tenda jemaah.

Stok Obat Jemaah Haji Menipis, Menu Konsumsi Minim Sayur

Menurut Maria, seluruh penempatan jemaah harus mengikuti pengaturan resmi agar proses layanan berjalan tertib dan tidak membingungkan jemaah lain.

“Petugas akan langsung mencabut apabila menemukan atribut atau identitas KBIHU yang terpasang pada tenda Arafah maupun Mina. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang tetap melanggar,” tegasnya.

Pembayaran Dam Haji

Selain kesiapan layanan, Kemenhaj turut mencatat peningkatan kesadaran jemaah dalam pelaksanaan dam sesuai ketentuan resmi.

Hingga saat ini, sekitar 145.341 jemaah telah tercatat menyelesaikan pembayaran dam. Sebanyak 102.364 jemaah membayar melalui program Adahi Arab Saudi, sedangkan 38.992 jemaah melaksanakan pembayaran melalui mekanisme di Indonesia.

“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk melaksanakan kewajiban dam secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Kemenhaj terus memastikan pengelolaan dam berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi jemaah,” kata Maria.

Polri Luncurkan SIM Digital dan E-TLE Drone Mobile

Kemenhaj juga mengimbau jemaah mulai menjaga kondisi fisik menjelang Armuzna dengan memperbanyak istirahat, menjaga asupan makan dan minum, serta menghemat tenaga.

Jemaah agar membawa perlengkapan secukupnya selama Armuzna, terutama dokumen identitas, obat pribadi, masker, botol minum, perlengkapan ibadah, hingga alas kaki yang nyaman.

Maria turut mengajak seluruh jemaah dan petugas untuk saling membantu, terutama bila menemukan jemaah yang kebingungan, terpisah dari rombongan, atau mengalami kelelahan. (bro2)