KALTIM
Beranda / TOPIK / KALTIM / Cipta Karya Tari Kolosal 2026 Angkat Bebaya Bangun Benua

Cipta Karya Tari Kolosal 2026 Angkat Bebaya Bangun Benua

UPTD Taman Budaya Kaltim meluncurkan Cipta Karya Tari Kolosal 2026 bertema Bebaya Bangun Benua yang melibatkan 12 sanggar seni di Samarinda. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Denting musik tradisional dan semangat para pelaku seni mewarnai malam peluncuran Cipta Karya Tari Kolosal 2026, halaman UPTD Taman Budaya Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya merawat sekaligus menghidupkan kembali kekayaan budaya daerah melalui seni pertunjukan.

Cipta Karya Tari Kolosal 2026 tersebut mengusung tema “Dari Hulu Rimba ke Hilir Mahakam, Bebaya Bangun Benua”.

Tema tersebut menggambarkan perjalanan kehidupan masyarakat Kaltim. Mulai dari kawasan pedalaman yang kaya tradisi hingga wilayah pesisir yang menjadi ruang pertemuan berbagai budaya.

Seluruh nilai budaya lokal itu kemudian diramu dalam sebuah karya tari kolosal yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Ketua Panitia, Sulistio Rini, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) BOP Non-Fisik Tahun 2026.

Aplikasi Sakinah Agar Remaja Kaltim Paham Keluarga Berkualitas

“Proses penciptaan karya berlangsung selama 19 hari, terhitung sejak 2 hingga 20 Juni 2026,” paparnya.

Dalam kurun waktu tersebut, para seniman, koreografer, dan penari saling berkolaborasi. “Mereka menyusun sebuah pertunjukan yang merepresentasikan identitas budaya Kaltim,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya Kaltim, Ernarawati Sinaga menjelaskan filosofi yang terkandung dalam tema besar pertunjukan tersebut.

“Hulu Rimba melambangkan kekayaan alam, tradisi, dan kearifan masyarakat pedalaman Kaltim. Sedangkan Hilir Mahakam menggambarkan perjalanan peradaban yang mengandung berbagai suku, budaya, dan kehidupan masyarakat hingga ke pesisir,” jelas Ernarawati.

Menurutnya, semangat bebaya atau kebersamaan menjadi pesan utama melalui karya tersebut. Nilai itu bahkan menjadi pengingat bahwa keberagaman budaya merupakan kekuatan yang harus terus menjaga dan mewariskan kepada generasi mendatang.

Puluhan Ribu UMKM Kaltim Menikmati KUR Rp1,92 Triliun

Cipta Karya Tari Kolosal 2026 melibatkan kolaborasi 12 sanggar seni dari berbagai latar belakang. Mereka adalah Sanggar Seni Budaya Telabang, Sanggar Adika Karsa Dance Art, Sanggar Pesona 22 Samarinda, Sanggar Tantra Smansa, Sanggar Seni Uba Leklan, DH Art Community, Yayasan Borneo Etnika, Unique Borneo, Siwi Runnarsa, Borneo Crew Semakala, Basabo Samaga, dan LumiqArt. (bro2)