KALTIM
Beranda / TOPIK / KALTIM / Rudy Mas’ud: Membangun Desa Tidak Berdasarkan Asumsi

Rudy Mas’ud: Membangun Desa Tidak Berdasarkan Asumsi

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud mencanangkan Desa Cantik di PPU untuk memperkuat digitalisasi data desa sebagai dasar pembangunan yang tepat sasaran. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Langkah membangun desa kini tidak lagi cukup mengandalkan asumsi. Akurasi data menjadi fondasi utama agar setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, mencanangkan Program Desa Cantik (Cinta Statistik) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (24/6/2026) malam.

Program tersebut hadir untuk memperkuat digitalisasi data desa dan kelurahan sekaligus mendorong lahirnya kebijakan pembangunan yang lebih terukur, efektif, dan tepat sasaran.

“Sekarang kita tidak bisa lagi berbicara berdasarkan perasaan atau asumsi. Data yang benar akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran,” kata Rudy Mas’ud.

Menurutnya, data yang valid menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan. Karena itu, penguatan sistem statistik desa perlu mendapat perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.

Polda Kaltim Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Rudy Mas’ud menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas data pembangunan. Ia juga meminta seluruh aparatur desa menempatkan pengelolaan statistik sebagai salah satu prioritas utama.

Sementara itu, Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan Program Desa Cantik gagasan BPS agar seluruh desa memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan data.

“Sistem yang terintegrasi akan memudahkan penyajian data kependudukan maupun potensi desa secara real-time,” ungkap Mudyat Noor.

Ia juga menegaskan kondisi tersebut akan membantu pemerintah menyusun perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (bro2)

Hari Bhayangkara ke-80, Bakti Kesehatan Polda Kaltim Layani Ribuan Warga