KUTIM
Beranda / DAERAH / KUTIM / Tim Verifikasi Telusuri Geopark Sangkulirang Mangkalihat di Kutai Timur

Tim Verifikasi Telusuri Geopark Sangkulirang Mangkalihat di Kutai Timur

Tim Verifikasi Geopark Nasional mengunjungi Galeri Cagar Budaya untuk menilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat yang menyimpan jejak peradaban ribuan tahun. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, SANGATTA – Langkah Tim Verifikasi Geopark Nasional memasuki Galeri Cagar Budaya Kutai Timur menjadi awal penelusuran sejarah panjang Geopark Sangkulirang Mangkalihat. Dari bangunan yang menyimpan jejak geologi, budaya, hingga kehidupan manusia purba itu, para verifikator memperoleh gambaran mengenai kekayaan kawasan yang akan meraih pengakuan sebagai Geopark Nasional.

Kunjungan pada Selasa (7/7/2026) tersebut menjadi agenda pertama dalam rangkaian penilaian Geopark Sangkulirang Mangkalihat. Galeri Cagar Budaya Kutai Timur terpilih sebagai titik awal karena berfungsi sebagai Pusat Informasi Geopark Sangkulirang Mangkalihat.

Galeri itu menyajikan beragam koleksi yang memperkenalkan bentang alam karst, sejarah kehidupan manusia, hingga kekayaan budaya masyarakat yang masih lestari.

Pengelola Galeri Cagar Budaya Kutai Timur, Makmur, mengatakan galeri tersebut menjadi sarana edukasi untuk memahami nilai penting kawasan geopark.

“Cagar budaya ini menjadi pusat informasi Geopark Sangkulirang Mangkalihat. Tersimpan berbagai koleksi yang menceritakan sejarah alam, kehidupan manusia purba, hingga keberagaman budaya masyarakat yang masih lestari sampai sekarang,” ujarnya.

Geopark Sangkulirang Mangkalihat Dijaga Ketat, Kejar Pengakuan UNESCO

Jejak Sejarah Sangkulirang Mangkalihat

Dalam kunjungan itu, Tim Verifikasi Geopark Nasional juga menerima paparan dari Andika Arif, Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur. Ia menjelaskan mengenai kekayaan warisan budaya yang tersebar dalam kawasan Sangkulirang Mangkalihat.

Menurut Andika, nilai kawasan tersebut tidak hanya terletak pada bentang alam karst, tetapi juga pada jejak sejarah dan budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.

“Geopark ini bukan hanya tentang batuan atau bentang alam. Terdapat sejarah panjang kehidupan manusia, budaya, dan tradisi yang masih terjaga hingga sekarang,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, hingga kini telah terdata 47 situs cagar budaya kawasan Sangkulirang Mangkalihat. Salah satu yang paling terkenal ialah lukisan cap tangan purba dalam gua yang menjadi bukti keberadaan manusia sejak ribuan tahun silam.

Galeri juga memamerkan berbagai fosil satwa purba kawasan karst tersebut. Koleksi itu menunjukkan gua-gua Sangkulirang-Mangkalihat pernah menjadi habitat manusia dan satwa prasejarah.

Lahan Eks Tambang KPC Jadi Kebun Jagung di Kutai Timur

Salah satu temuan penting berasal dari Liang Jon, lokasi penemuan kerangka manusia dalam kondisi relatif utuh. Temuan itu memperkuat bukti bahwa manusia telah menghuni kawasan gua Sangkulirang Mangkalihat sejak masa prasejarah.

“Hingga saat ini sudah menemukan empat individu manusia dari kawasan gua,” terang Andika.

Budaya Masyarakat Dayak

Selain jejak kehidupan purba, galeri memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat Dayak melalui berbagai koleksi etnografi. Pengunjung dapat mengenal sejarah tradisi Mengayau, batuan mineral yang bermanfaat sebagai pewarna alami lukisan cadas, hingga beragam artefak budaya lainnya.

Kehidupan masyarakat adat, seperti Suku Dayak Wehea dan Suku Basap yang mendiami wilayah Merabu, Kaliorang, hingga Karangan, juga diperkenalkan melalui koleksi pakaian adat dan perlengkapan tradisional dalam kehidupan sehari-hari maupun upacara adat.

Menurut Andika, seluruh koleksi yang tersimpan dalam galeri menjadi bukti kuat bahwa Sangkulirang Mangkalihat merupakan kawasan yang menyimpan perjalanan panjang peradaban manusia sekaligus memiliki nilai penting sebagai geopark.

Bupati Kutai Timur Kenang Gaji Pertama Rp160 Ribu

“Semua temuan ini menunjukkan bahwa Sangkulirang Mangkalihat memiliki sejarah yang sangat panjang. Kawasan ini bukan daerah baru, tetapi telah menjadi tempat kehidupan manusia sejak ribuan tahun lalu. Inilah yang menjadi nilai penting sebuah geopark,” tuturnya. (bro2)