NASIONAL
Beranda / TOPIK / NASIONAL / 191 Siswa SMA Taruna Nusantara Masuk Kampus IKN

191 Siswa SMA Taruna Nusantara Masuk Kampus IKN

Sebanyak 191 siswa SMA Taruna Nusantara tiba di IKN. Otorita IKN memastikan infrastruktur pendidikan siap digunakan mulai tahun ajaran baru. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Aktivitas pendidikan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru. Sebanyak 191 siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara mulai memasuki kampus IKN, Kamis (9/7/2026). Kehadiran para siswa menjadi penanda pemanfaatan fasilitas pendidikan mulai berjalan.

Bagi para siswa, kepindahan ke IKN menjadi pengalaman baru yang membutuhkan penyesuaian, terutama terhadap kondisi cuaca yang lebih panas ketimbang Magelang.

Salah seorang siswa, Ataya Azalia Arianda Ananto, mengaku optimistis dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya dalam waktu singkat.

“Saya mencoba beradaptasi dengan lingkungan baru ini. Saya yakin dalam satu minggu ke depan, pasti akan mudah,” ungkap Ataya.

Sementara itu, siswa baru kelas X akan mengikuti pola yang sama. Mereka terlebih dahulu menjalani pendidikan dalam kampus titipan sebelum nantinya melanjutkan pembelajaran di Kampus IKN.

AKPSI Usul 5 Persen Harga TBS Jadi PAD Penghasil Sawit

Kepala SMA Taruna Nusantara, Brigjen TNI Rudi Setiawan, mengatakan total siswa yang menempati kampus IKN berjumlah 237 orang. Sebanyak 191 siswa telah tiba, sedangkan 46 siswa lainnya masih mengikuti perlombaan dan akan menyusul dalam waktu dekat.

“Siswa yang datang adalah mereka yang naik ke kelas 11,” ujar Rudi.

Pihak sekolah juga telah menyiapkan fasilitas asrama bagi seluruh siswa. Sebanyak sembilan graha tersedia, terdiri atas enam graha untuk siswa putra dan tiga graha untuk siswa putri. Seluruh bangunan sudah siap huni.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memastikan seluruh infrastruktur pendidikan pada kawasan 1A, 1B, dan 1C telah siap mendukung proses belajar mengajar. Menurutnya, kesiapan fasilitas tersebut membuat proses pemindahan aktivitas pendidikan ke IKN tidak lagi menimbulkan keraguan.

“Saya juga sudah tidak ragu-ragu lagi untuk pemindahan ke sini. Makanya kami, saya ini birokrat, jadi saya tidak bisa bebas dengan politik,” ujar Basuki.

AKPSI Menuntut Keadilan DBH Bagi Daerah Penghasil Sawit

Basuki menjelaskan, siswa yang mulai menempati kampus IKN merupakan yang kini naik ke kelas XI. Selama tahun pertama, mereka menjalani pendidikan sementara dalam kampus titipan, Cimahi dan Magelang. (bro2)