KALTIM
Beranda / TOPIK / KALTIM / Warga Kaltim Waspada Tipu-Tipu Tawaran Haji dan Umrah Instan

Warga Kaltim Waspada Tipu-Tipu Tawaran Haji dan Umrah Instan

Kementerian Haji Kaltim imbau warga waspada tawaran haji dan umrah instan. Calon jemaah diminta cek legalitas dan rekam jejak penyelenggara. (Dok. Kemenag)

BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Tawaran haji dan umrah instan kembali marak. Mengimingi keberangkatan cepat, namun tersimpan risiko penipuan yang tidak kecil. Pemerintah pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Kaltim, Mukhlis Hasan, meminta calon jemaah lebih teliti dengan mengecek legalitas penyelenggara.

“Harus teliti dan konfirmasi ke Kementerian Haji kalau ada tawaran seperti itu,” kata Mukhlis, Selasa (14/4/2026).

Kementerian Haji, lanjutnya, tersedia pada tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Sehingga masyarakat atau calon jemaah bisa melakukan konfirmasi langsung terhadap tawaran haji dan umrah instan.

“Masyarakat bisa melakukan pengecekan langsung terhadap penyedia layanan tersebut,” ujarnya.

2.263 Personel Pertebal Pengamanan Aksi 21 April di Samarinda

Menurutnya, tawaran instan sering kali tidak dapat dipertanggungjawabkan. Terlebih proses ibadah haji dan umrah memiliki prosedur yang resmi.

Mukhlis bahkan menegaskan harga paket yang murah bukan jaminan dan justru berisiko. Kendati ia juga tidak menjamin paket mahal pasti aman.

“Yang utama adalah rekam jejak penyelenggara,” ucapnya.

Untuk itu, masyarakat agar memastikan izin operasional penyelenggara, pengalaman layanan, serta kejelasan jadwal keberangkatan. Langkah sederhana ini bisa mencegah kerugian besar.

Selain itu, ia juga memastikan belum ada penundaan keberangkatan jemaah umrah maupun haji. “Calon jemaah agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi,” imbuhnya. (bro2)

Kaltim Raih Penghargaan Akselerasi Konektivitas Digital Menkomdigi