BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Pertamina Balikpapan Ajak PWP dan Perwira Kelola Sampah dari Rumah

Pertamina Balikpapan Ajak PWP dan Perwira Kelola Sampah dari Rumah

Pertamina Balikpapan dorong gaya hidup sehat dan pengelolaan sampah lewat edukasi HSSE, ajak masyarakat mulai dari rumah demi lingkungan lestari. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Dari dalam ruang pertemuan Gedung Banua Patra, pesan sederhana menggema, yakni menjaga bumi bisa mulai dari dapur sendiri. Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan mengajak peserta mengubah kebiasaan sehari-hari melalui sosialisasi bertajuk “Sehat Hari Ini, Lestari Masa Depan: Bijak Gizi dan Kelola Sampah”.

Kegiatan yang merupakan inisiasi fungsi HSSE bagian Environment ini menghadirkan peserta dari Persatuan Wanita Patra (PWP) serta para perwira Pertamina. Suasana berlangsung hangat dan interaktif, memadukan edukasi lingkungan dengan gaya hidup sehat.

Section Head Environment HSSE PT PPN Kilang Balikpapan, Martanti Dwi Suryaningtias, menegaskan perubahan besar berawal dari langkah kecil.

“Peringatan Hari Bumi bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk mengubah kebiasaan kita sehari-hari. Pengelolaan sampah yang baik dimulai dari kesadaran individu. Jika kita mampu mengelola sampah dari sumbernya, maka kita telah berkontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Diskusi kemudian mengalir lewat talkshow. Sejumlah narasumber hadir, mulai dari komunitas lingkungan hingga praktisi kesehatan. Perspektif yang beragam memberi gambaran bahwa isu sampah tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan erat dengan pola hidup.

Wali Kota Balikpapan Larang Peredaran Daging Anjing dan Kucing

Dokter Noratu Sendana menyoroti hubungan antara konsumsi makanan dan limbah.

“Makanan bergizi seimbang bukan hanya tentang kesehatan tubuh, tetapi juga tentang bagaimana kita mengonsumsi makanan secara bijak. Mengambil makanan secukupnya dan menghindari food waste adalah bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan,” jelasnya.

Demonstrasikan Pengolahan Sampah

Pada sisi lain, Siti Aminah membagikan cara sederhana mengolah sampah organik menjadi kompos. Demonstrasi ini memperlihatkan bahwa pengelolaan sampah bisa dari rumah tanpa teknologi rumit.

“Pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatan sampah organik menjadi kompos bisa dengan cara sederhana. Yang terpenting adalah konsistensi dan keterlibatan seluruh anggota keluarga,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Diskusi dua arah, berbagi pengalaman, hingga sesi interaktif menambah semangat. Peserta tidak hanya mendengar, tetapi juga belajar langsung mempraktikkan.

APBD Balikpapan, Antara Kebutuhan dan Kepercayaan Publik

Martanti berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai acara sesaat. Ia ingin nilai yang dibawa dapat hidup dalam keseharian peserta.

“Kami juga ingin kegiatan ini menjadi pemicu perubahan perilaku bagi seluruh peserta. Harapannya, bisa menerapkan pengelolaan sampah dan pola hidup sehat dari, lingkungan kerja, hingga masyarakat luas,” tambahnya. (bro2)