BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Usai memastikan pasokan listrik tetap andal selama Iduladha 1447 Hijriah, tugas PT PLN UID Kaltimra belum selesai. Kali ini petugas menghadapi momentum keagamaan berikutnya, yaitu untuk mendukung kelancaran perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE.
Ribuan personel dan berbagai peralatan pendukung siaga guna memastikan umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.
Sebanyak 1.210 personel menempati 28 posko siaga yang tersebar di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara). Mereka bertugas memantau sistem kelistrikan serta merespons cepat jika terjadi gangguan selama masa siaga.
Tak hanya mengandalkan sumber daya manusia, PLN UID Kaltimra juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung keandalan sistem. Sarana tersebut meliputi 37 unit UGB, 29 unit UPS, 33 unit genset, 13 unit UKB dan UKBS. PLN UID Kaltimra juga menyiapkan dua unit crane, 87 mobil operasional, serta 62 sepeda motor operasional.
Sebagai bagian dari pengamanan perayaan Waisak, PLN menetapkan 10 vihara sebagai lokasi prioritas yang mendapat perhatian khusus.
Berbagai langkah antisipatif telah berjalan sejak jauh hari, mulai dari inspeksi instalasi listrik, pemeriksaan penyulang, pemeliharaan jaringan, hingga pengamanan jalur distribusi listrik untuk memastikan seluruh sistem berada dalam kondisi optimal.
PLN Miliki Cadangan Daya 97 MW
Dari sisi pasokan energi, PLN menyatakan kondisi sistem kelistrikan Kaltim dan Kaltara aman. Daya mampu pasok tercatat mencapai 1.007 megawatt (MW), sementara beban puncak berada pada angka 910 MW. Dengan kondisi tersebut, masih tersedia cadangan daya sebesar 97 MW.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik pada setiap momentum penting masyarakat.
“Seluruh personel siaga selama 24 jam untuk memantau sistem dan mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan yang bersifat tidak terencana,” kata Chaliq dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, setiap perayaan keagamaan selalu menjadi perhatian utama PLN karena berkaitan langsung dengan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
“Setiap momentum keagamaan menjadi prioritas PLN. Karena itu kami memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem agar umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Waspada Peralihan Musim
Selain memastikan keandalan pasokan listrik, PLN juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan selama masa peralihan musim.
Kondisi cuaca hujan, angin kencang, dan petir berpotensi menimbulkan gangguan pada jaringan listrik apabila tidak melakukan antisipasi dengan baik.
Karena itu, masyarakat agar menjaga jarak aman dari jaringan listrik, memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi layak, serta segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan.
“Cuaca yang tidak menentu tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan dan bahaya kelistrikan. Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan keselamatan serta segera melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile agar petugas kami menangani lebih cepat,” tutup Chaliq.
Dengan dukungan personel siaga, peralatan lengkap, serta cadangan daya yang memadai, PLN UID Kaltimra optimistis pasokan listrik selama Hari Raya Waisak 2569 BE dapat terjaga dengan baik sehingga umat Buddha dapat beribadah dengan tenang dan penuh khidmat. (bro2)


