BERANDAPOST.COM, NUSANTARA – Aktivitas pendidikan SMA Taruna Nusantara Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin dekat. Menjelang tahun ajaran 2026/2027, SMA Taruna Nusantara IKN mulai bersiap menyambut ratusan siswa dari berbagai provinsi se-Indonesia.
Tahapan penting dengan kedatangan para pamong pada Selasa (23/6/2026). Dalam lingkungan SMA Taruna Nusantara, pamong merupakan tenaga pendidik, pengasuh, dan personel pendukung. Mereka berperan dalam proses pembelajaran, pembinaan karakter, serta operasional sekolah berasrama.
Kepala SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan, mengatakan kehadiran para pamong guna mempersiapkan operasional sekolah pada tahun ajaran baru.
“Sebagian datang melalui jalur udara sejak 21 Juni. Sementara yang menggunakan jalur laut bersama material, kendaraan operasional dan perlengkapan sekolah juga sudah tiba. Saat ini seluruh pamong administrasi sudah berada dalam IKN,” katanya, Kamis (24/6/2026).
Menurut Rudi, pamong administrasi bertugas mendukung operasional sekolah sehari-hari. Sementara itu, pamong pengajar dan pengasuh bertanggung jawab terhadap proses pendidikan serta pembentukan karakter siswa.
Saat ini, SMA Taruna Nusantara IKN memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi. Jumlah tersebut akan terus berkembang mengikuti kebutuhan sekolah dan pertambahan jumlah peserta didik pada masa mendatang.
Adapun para pamong pengajar dan pengasuh masih menjalani pembekalan. Mereka akan tiba pada 25 Juni 2026 setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan.
Selain menyiapkan sumber daya manusia, pihak sekolah juga bersiap menyambut 477 siswa yang akan menempuh pendidikan pada tahun ajaran baru.
Sebanyak 237 siswa yang akan naik ke kelas XI jadwalnya tiba pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara IKN yang selama ini menjalani pendidikan di Magelang karena kampus Nusantara masih dalam tahap pembangunan.
Sementara itu, 240 siswa baru kelas X akan lebih dahulu mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) selama tiga bulan sebelum bergabung ke kampus IKN pada awal Oktober 2026.
“Ketika sekolah ini mulai menerima siswa, bangunannya masih dalam proses pembangunan,” ungkap Rudi.
Sekolah Berasrama Terfavorit
Sebagai sekolah berasrama dengan sistem beasiswa penuh, SMA Taruna Nusantara terus menjadi salah satu sekolah favorit bagi pelajar dari seluruh Indonesia. Seluruh siswa yang lolos seleksi memperoleh fasilitas pendidikan dan pembinaan tanpa biaya selama masa studi.
Rudi menjelaskan pembangunan kampus IKN berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama telah rampung 100 persen pada Maret 2026 dengan fokus pada fasilitas utama pendidikan.
Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas, laboratorium, Main Hall sebagai gedung kantor, serta graha atau asrama siswa dan siswi. Seluruh sarana itu untuk mendukung kebutuhan dua angkatan pertama yang akan menempati kampus.
“Karena saat ini sekolah baru akan menampung dua angkatan, fasilitas yang ada kami maksimalkan terlebih dahulu untuk mendukung proses belajar mengajar,” jelasnya.
Saat ini pembangunan memasuki tahap kedua. Pekerjaan fokus pada pembangunan rumah dinas kepala sekolah dan pamong, graha putra, lapangan upacara, poliklinik, fasilitas laundry, garasi kendaraan, serta sarana pengelolaan sampah.
“Pembangunan tahap kedua kami targetkan selesai sekitar Oktober atau November tahun ini,” ungkap Rudi.
Sedangkan tahap ketiga akan melengkapi kampus dengan berbagai fasilitas penunjang pembentukan karakter dan pengembangan prestasi siswa. Sarana yang akan terbangun antara lain Balairung Pancasila, Sport Center, lapangan sepak bola dengan lintasan atletik, kolam renang, lapangan voli, lapangan tenis, fasilitas olahraga dalam ruangan, gym, masjid, serta gereja.
“Kami mengupayakan seluruh pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dapat selesai pada tahun 2027,” pungkasnya. (bro2)

