EKONOMI
Beranda / EKONOMI / PLN UID Kaltimra Raih Penghargaan, Gerakkan Ekonomi Warga Desa Api-Api

PLN UID Kaltimra Raih Penghargaan, Gerakkan Ekonomi Warga Desa Api-Api

PLN UID Kaltimra meraih penghargaan Pemkab PPU berkat program TJSL yang mengembangkan Puncak Agrowisata Desa Api-Api dan memperkuat ekonomi masyarakat. (HO - PLN UID Kaltimra)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Puncak Agrowisata Desa Api-Api perlahan tumbuh menjadi wajah baru pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kawasan yang memanfaatkan potensi alam tersebut bukan hanya menghadirkan destinasi wisata, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga. Perubahan itu lahir dari kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan PT PLN UID Kaltimra melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kontribusi itu mengantarkan PLN UID Kaltimra meraih penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Bupati PPU, Mudyat Noor, menyerahkan penghargaan tersebut kepada perwakilan manajemen PLN UID Kaltimra dalam Rapat Koordinasi TJS, Selasa (14/7).

Forum tersebut mempertemukan pemerintah daerah dan dunia usaha untuk memperkuat kolaborasi. Terutama dalam membangun daerah secara inklusif, berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pengembangan Puncak Agrowisata Desa Api-Api

Penghargaan itu menjadi bukti bahwa program TJSL PLN tidak berhenti pada kegiatan sosial semata. PLN UID Kaltimra mengembangkan Puncak Agrowisata Desa Api-Api bersama masyarakat agar kawasan tersebut mampu menjadi destinasi wisata berbasis potensi lokal.

PLN UID Kaltimra Latih UMKM Nunukan Tembus Pasar Ekspor

Program tersebut membuka ruang bagi lahirnya berbagai peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian ekonomi desa. Pendekatan pemberdayaan itu juga mendorong masyarakat menjadi pelaku utama dalam pengembangan kawasan wisata.

Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menilai sinergi antara pemerintah dan badan usaha menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi daerah. Kami bahkan berharap sinergi ini semakin kuat melalui program-program yang terencana, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Mudyat.

PLN Perkuat Program TJSL Berbasis Pemberdayaan

Manager ULP Petung, Retno Wulandari, menyebut perusahaan akan terus menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak jangka panjang.

“Penghargaan ini juga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pengembangan kawasan Puncak Agrowisata Desa Api-Api, PLN berharap potensi wisata lokal dapat terus berkembang, membuka peluang usaha bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat agar manfaat program ini semakin luas dan berkelanjutan,” ungkap Retno.

Batik Kubedistik Tampil di Makassar, Pertamina EP Buktikan Disabilitas Berdaya

Retno menegaskan, keberhasilan sebuah program sosial tidak hanya dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mengelola dan mengembangkan potensi yang dimiliki secara mandiri.

PLN UID Kaltimra Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pembangunan berkelanjutan.

“Bagi PLN, menghadirkan listrik yang andal merupakan fondasi utama dalam mendukung kehidupan masyarakat. Namun, peran kami tidak akan berhenti. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, kami berupaya menciptakan dampak yang lebih luas dengan memberdayakan masyarakat, mengembangkan potensi lokal, juga menjaga keberlanjutan lingkungan. Kami meyakini bahwa kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan melahirkan inovasi-inovasi sosial yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah,” ujar Chaliq. (bro2)

Festival Warna Ceria Whiz Prime Hotel Balikpapan, 100 Anak Adu Kreatif