BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – J&T Express menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi lonjakan pengiriman selama Ramadan 2026. Perusahaan memprediksi volume paket akan meningkat signifikan, mengacu pada Ramadan 2025 yang mencatat kenaikan lebih dari 40 persen daripada bulan sebelumnya.
CEO J&T Express, Robin Lo, menilai tren belanja online tetap tinggi setiap Ramadan. Kenaikan transaksi digital berdampak langsung pada permintaan layanan logistik.
“Tak hanya peningkatan pengiriman, Ramadan tahun ini juga dibarengi dengan potensi cuaca ekstrem yang membuat operasional pengiriman menjadi lebih menantang. Meskipun demikian, kami optimis dapat tetap memenuhi ekspektasi pelanggan melalui strategi yang adaptif dan teknologi terintegrasi yang kami miliki,” kata Robin dalam keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).
Untuk menjaga performa layanan, J&T Express menambah kapasitas operasional dengan merekrut pekerja musiman, membuka shift malam, serta mengoptimalkan mesin sortir pada gateway dan pusat sortir. Langkah ini memastikan paket tetap terkirim sesuai Service Level Agreement.
Perusahaan juga menambah frekuensi linehaul antar kota dan provinsi menggunakan truk hingga pesawat. Tim operasional menjaga perawatan armada agar distribusi tetap lancar dan menghindari penumpukan paket.
Sistem berbasis artificial intelligence (kecerdasan buatan) membantu tim memantau alur pengiriman secara real time. Koordinasi intensif dengan tim lapangan juga untuk mengantisipasi kendala seperti cuaca ekstrem atau bencana alam.
Seluruh outlet Drop Point dan Mini Drop Point akan tetap beroperasi setiap hari selama Ramadan. Kebijakan ini memudahkan pelanggan mengakses layanan di tengah aktivitas ibadah yang lebih padat.
J&T EXPRESS OPTIMISTIS VOLUME PENGIRIMAN MELONJAK
Optimisme perusahaan juga berdasarkan tren belanja masyarakat. Survei Jakpat menunjukkan 70 persen responden meningkatkan pengeluaran selama Ramadan. Survei Populix mencatat 78 persen masyarakat berencana membeli produk fesyen. Data internal J&T pada Ramadan 2025 menunjukkan kategori fesyen mendominasi pengiriman.
“Melihat tren belanja yang terus meningkat dan lonjakan pengiriman yang konsisten selama Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya, J&T Express optimistis bahwa volume pengiriman pada Ramadan tahun ini akan melampaui rata-rata pengiriman harian. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, memastikan pengiriman tetap sesuai ekspektasi pelanggan, dan menjaga keandalan layanan selama Ramadan,” tutup Robin.
Untuk mendukung kebutuhan pelanggan, J&T Express menghadirkan promo diskon ongkir hingga 50 persen bagi pengguna baru melalui aplikasi dengan kode JNTBERKAH. Pengguna setia juga mendapat potongan 30 persen pada Senin-Jumat dan 40 persen pada Sabtu–Minggu. Promo berlaku untuk layanan J&T EZ dengan maksimal potongan Rp20.000 selama 16 Februari-31 Maret 2026. (bro2)


