BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Video keributan antara warga dan anggota polisi di lingkungan Polresta Balikpapan viral pada platform media sosial. Rekaman itu memicu beragam reaksi publik.
Kapolda Kaltm, Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan video tersebut hanya menampilkan sebagian kecil dari rangkaian peristiwa.
“Tidak secara utuh. Jadi konteksnya tidak terlihat menyeluruh,” kata Endar, Kamis (16/4/2026) sore kemarin.
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal. Langkah ini bertujuan memastikan kronologi sekaligus mengevaluasi proses penanganan perkara.
“Kami pastikan berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Endar juga mengungkap adanya indikasi tujuan lain dari kedatangan pihak terkait ke kantor polisi. Hal tersebut masih dalam proses pendalaman. “Ini yang masih kami dalami,” ujarnya.
Ia menyoroti perekaman video yang kemudian tersebar tanpa konteks lengkap. Pasalnya, kondisi ini dapat memicu persepsi negatif terhadap institusi kepolisian.
Meski begitu, Polda Kaltim tetap membuka ruang kritik. Masukan masyarakat, lanjut Endar, penting untuk perbaikan layanan.
“Kami terbuka terhadap kritik. Itu menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kami ke masyarakat bisa lebih baik,” katanya. (bro2)

