BONTANG
Beranda / DAERAH / BONTANG / Festival Nelayan Kampung Bawis Panggung Program Pesisir Bontang

Festival Nelayan Kampung Bawis Panggung Program Pesisir Bontang

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadiri Festival Nelayan Kampung Bawis 2026 di Kelurahan Berbas Pantai. (Prokopim)

BERANDAPOST.COM, BONTANG – Aroma rempah dan olahan ikan bawis menyatu dengan semangat warga pesisir saat Festival Nelayan Kampung Bawis 2026 berlangsung meriah di Kelurahan Berbas Pantai, Sabtu (9/5/2026). Namun, festival itu bukan sekadar pesta kuliner dan hiburan rakyat. Pemerintah Kota Bontang memanfaatkan momentum tersebut untuk memaparkan arah pembangunan kawasan pesisir.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama sejumlah pejabat pemerintah kota hingga provinsi menghadiri secara langsung Festival Nelayan Kampung Bawis. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pembangunan wilayah pesisir, khususnya Berbas Pantai.

“Pemerintah kota menyiapkan sejumlah proyek fisik guna mendukung penataan kawasan dan peningkatan fasilitas masyarakat,” kata Neni, Sabtu (9/5/2026).

Pemerintah Kota Bontang merencanakan pembangunan kantor lurah baru serta penataan kawasan pesisir agar lebih tertib dan nyaman. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan lapangan mini soccer sebagai ruang olahraga bagi generasi muda.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur, Neni turut menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Pemerintah Kota Bontang berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa bagi anak usia sekolah.

Pemkot Bontang Minta ASN Adaptif Lewat Manajemen Talenta

“Kebersihan dan pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Festival Nelayan Kampung Bawis juga menjadi ruang promosi kuliner khas pesisir yang mampu menggerakkan ekonomi warga. Beragam olahan ikan bawis tampil kreatif dan menarik perhatian pengunjung.

Menu seperti bawis kuah merecon, rica-rica bawis, hingga kroket ikan bawis menjadi bukti kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil laut menjadi sajian bernilai ekonomi.

Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat. Festival tersebut melibatkan 16 tim lomba masak, 15 peserta karaoke, dan sembilan peserta balap ketinting. (bro2)

Bontang-BPOM Targetkan Tiga Besar Kota Pangan Aman Nasional