BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Ribuan atlet, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah bakal memadati Balikpapan pada Oktober mendatang. Kehadiran mereka dalam Pekan Olahraga dan Seni Perusahaan Air Minum Nasional (Porpamnas) IX Tahun 2026 akan menjadi angin segar bagi sektor pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian kota.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan event tersebut akan berdampak langsung pada meningkatnya tingkat hunian hotel, aktivitas usaha kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM.
“Ini peluang besar untuk menunjukkan kesiapan sebagai kota penyelenggara event nasional. Sekaligus juga menggerakkan sektor ekonomi daerah,” kata Ratih, Minggu (19/7/2026).
Ajang Olahraga Sekaligus Promosi Wisata
Porpamnas IX tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi insan perusahaan air minum se-Indonesia. Pemerintah Kota Balikpapan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata unggulan kepada para tamu.
Panitia akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga serta dua cabang eksibisi. Bahkan panitia mempersiapkan berbagai venue untuk menggelar pertandingan. Mulai dari venue bulu tangkis, tenis lapangan, mini soccer, padel, catur, dan tenis meja.
Sedangkan untuk luar arena pertandingan, peserta dan ofisial juga akan mengikuti program city tour. Mereka akan mengunjungi sejumlah destinasi yang masuk dalam agenda.
Mulai dari Pasar Tumpah Pringgondani Teritip, Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Beruang Madu, dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Termasuk Dekranasda Balikpapan, hingga Pasar Inpres sebagai pusat oleh-oleh khas daerah.
Hotel dan Layanan Pendukung Bersiap
Ratih optimistis tingkat okupansi hotel akan meningkat selama pelaksanaan Porpamnas. Karena itu, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) supaya segera berkoordinasi dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Tujuannya agar kebutuhan akomodasi seluruh peserta dapat terpenuhi.
“Kami ingin seluruh tamu mendapatkan pelayanan terbaik hingga kembali ke daerah masing-masing. Hospitality harus benar-benar terjaga, mulai dari hotel, restoran, transportasi hingga layanan pendukung lainnya agar mereka membawa kesan positif tentang Balikpapan,” jelasnya.
Selain menyiapkan akomodasi, pihaknya juga menjalin koordinasi dengan pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan guna menyambut kedatangan peserta yang menggunakan transportasi udara. (bro2)

