BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Usulan 1.000 Formasi CPNS Pemkot Balikpapan Menanti Persetujuan BKN

Usulan 1.000 Formasi CPNS Pemkot Balikpapan Menanti Persetujuan BKN

Pemkot Balikpapan mengusulkan 1.000 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 untuk memenuhi kebutuhan ASN dan memperkuat pelayanan publik. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Kebutuhan aparatur sipil negara untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus meningkat seiring bertambahnya layanan publik dan kebutuhan tenaga pemerintahan. Guna menutupi kekurangan tersebut, Pemkot Balikpapan kembali mengusulkan penambahan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2026.

Sedikitnya Pemkot Balikpapan mengajukan 1.000 formasi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna memperkuat berbagai sektor pelayanan publik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo, mengatakan usulan tersebut masih menunggu proses evaluasi dan persetujuan BKN.

“Ya, kita masih mengusulkan penambahan formasi PNS. Mudah-mudahan mendapatkan persetujuan,” kata Purnomo, Selasa (12/5/2026).

Menurut Purnomo, kebutuhan tambahan pegawai cukup mendesak demi menjaga efektivitas pelayanan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Polda Kaltim Ajak Pelajar SMAN 1 Balikpapan Bijak Bermedsos

Namun, pemerintah pusat tidak hanya mempertimbangkan jumlah kebutuhan ASN, kendati Pemkot Balikpapan memang membutuhkan penambahan PNS.

“Tetapi pusat juga melihat kemampuan keuangan daerah untuk penggajiannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan salah satu indikator penting dalam proses evaluasi ialah proporsi belanja pegawai terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Apabila belanja pegawai melebihi batas maksimal 30 persen, pemerintah pusat berpotensi merevisi bahkan menunda usulan formasi dari daerah.

“Tetapi kalau masih di bawah, misalnya 25 atau 26 persen, kemungkinan mendapat persetujuan,” jelasnya.

Kekurangan 1.000 Guru, Disdikbud Balikpapan Andalkan PJLP

Purnomo menegaskan seluruh pembiayaan kebutuhan pegawai baru nantinya bersumber dari APBD sehingga kesiapan fiskal menjadi faktor utama dalam pengajuan formasi.

“Jadi memang harus melihat kemampuan fiskal daerah sendiri,” imbuhnya.

Selain menunggu persetujuan formasi, jadwal pelaksanaan seleksi CPNS juga masih menanti ketentuan resmi dari BKN.

Berdasarkan pola rekrutmen tahun sebelumnya, tahapan seleksi akan berlangsung pada Agustus hingga September 2026, sementara ujian kemungkinan September atau Oktober. (bro2)

Metode Bor Pile Solusi Amblesnya Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan