BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Patahan dan gelombang ekstrem yang selama ini mengganggu ruas Jalan Syarifuddin Yoes simpang tiga BJBJ akhirnya segera mendapat penanganan permanen. Pemerintah menyiapkan metode perbaikan khusus untuk menghentikan pergerakan tanah yang menyebabkan badan jalan terus ambles.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim), Yudi Hardiana memastikan perbaikan jalan tersebut mulai bulan ini.
“Penanganannya secara permanen oleh Dinas PU Kota Balikpapan,” ujar Yudi, Senin (10/5/2026).
Kerusakan pada jalur utama tersebut selama ini menjadi perhatian masyarakat karena memicu gangguan lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Posisi jalan yang berada pada kawasan padat kendaraan membuat penanganan harus secara cepat dan menyeluruh.
Menurut Yudi, terpilihnya metode bore pile atau penanaman tiang fondasi dalam adalah untuk mengunci struktur tanah agar tidak lagi bergerak. Metode tersebut lebih kuat untuk menahan pergeseran tanah sekaligus menjaga kestabilan badan jalan dalam jangka panjang.
“Proses perbaikan memakan waktu sekitar 3 bulan,” tambahnya.
Selama proses pengerjaan berlangsung, pemerintah juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna mengurangi kemacetan pada kawasan tersebut.
“Ada rekayasa lalu lintas dari pihak kepolisian dan perhubungan untuk menghindari kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan,” tuturnya.
Perbaikan permanen ini agar mengakhiri persoalan amblesnya Jalan Syarifuddin Yoes yang selama beberapa waktu terakhir menjadi keluhan pengguna jalan Kota Balikpapan. (bro2)


