BERANDAPOST.COM, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat melalui evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap program BPJS Kesehatan.
Komitmen itu terlihat dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Program JKN yang berlangsung dalam Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser, Romif Erwinadi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Aidy Ilmy, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Paser, Rita Zakiah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam forum tersebut, Romif Erwinadi menegaskan pelayanan kesehatan merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan bersama melalui semangat gotong royong.
“Alhamdulillah pemerintah daerah sudah mematuhi peraturan yang ada. Akan tetapi kesadaran masyarakat masih kurang, namun demikian pemerintah daerah terus berbenah untuk perbaikan ke depannya,” kata Romif.
Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan agar kualitas pelayanan kesehatan semakin baik dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Aidy Ilmy memaparkan berbagai layanan BPJS Kesehatan kepada peserta JKN. Mulai dari pelayanan rawat jalan, rawat inap, hingga layanan khusus bagi penderita penyakit kronis.
Ia menegaskan sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga mutu layanan kesehatan masyarakat.
Saat ini, capaian kepesertaan BPJS Kesehatan untuk Kabupaten Paser telah mencapai sekitar 95 persen. Angka tersebut menunjukkan tingginya cakupan perlindungan kesehatan masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dalam menjamin hak dasar masyarakat terhadap layanan kesehatan. (bro2)


