BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Desa Api-Api terus memantapkan langkah sebagai destinasi agrowisata berbasis komunitas. Warga tak lagi hanya mengandalkan panorama alam. Mereka menggerakkan UMKM sebagai motor ekonomi desa.
Berada kawasan Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara, desa ini berkembang lewat kolaborasi berbagai pihak. Selama tiga tahun terakhir, PLN UID Kaltimra menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya.
Program tersebut mendorong pelaku UMKM masuk dalam ekosistem wisata secara terstruktur dan kompetitif. PLN juga memusatkan pembinaan pada peningkatan kapabilitas usaha. Pelaku UMKM mendapat pelatihan manajemen, peningkatan mutu produk, serta strategi pemasaran digital.
Pendekatan ini juga memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Citra Desa Api-Api bahkan kian kokoh sebagai agrowisata profesional dan berkelanjutan.
Kini, produk olahan pertanian, kerajinan tangan, dan kuliner khas desa tak lagi sebatas konsumsi warga. Pelaku usaha mulai mengemasnya sebagai daya tarik wisata bernilai tambah.
Koordinator Pengembangan Usaha Agrowisata Puncak Api-Api, Nur Madinah, mengakui dampak program tersebut.
“Selama tiga tahun terakhir, PLN melakukan pembinaan secara konsisten dan kami merasakan perkembangan signifikan. Pelatihan ini berjalan bersama pemerintah setempat hingga Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk meningkatkan kesiapan UMKM dalam mendukung wisata Puncak Api-Api. Kami optimis, kolaborasi ini menjadikan produk lokal Desa Api-Api sebagai daya tarik utama wisata desa,” ujar Dina, Jumat (20/2/2026)..
Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan komitmen perseroan membangun fondasi ekonomi desa.
“Program Desa Berdaya melalui pengembangan Agrowisata Desa Api-Api merupakan komitmen PLN membangun ekosistem ekonomi desa mandiri dan berkelanjutan. Kami memastikan setiap intervensi TJSL menciptakan nilai tambah nyata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain akan terus berjalan. Desa Api-Api diharapkan tumbuh sebagai destinasi wisata desa yang memberi manfaat langsung bagi warga serta memperkokoh struktur ekonomi lokal.


