DISKOMINFO BALIKPAPAN
Beranda / ADVERTORIAL / DISKOMINFO BALIKPAPAN / DKK Balikpapan Ingatkan Risiko Penyakit Saat Arus Balik

DKK Balikpapan Ingatkan Risiko Penyakit Saat Arus Balik

Pemeriksaan kesehatan sopir bus di Terminal Batu Ampar. Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mengingatkan pemudik menjaga kesehatan saat arus balik Lebaran, termasuk waspada penularan campak. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Arus mudik telah berakhir, dan kini Kota Balikpapan bersiap menghadapi arus balik. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan saat arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala DKK Balikpapan Alwiati menyoroti potensi penularan penyakit, termasuk campak, pada masa arus balik.

“Hal yang perlu menjadi perhatian saat arus balik adalah potensi penularan penyakit. Beberapa daerah sudah masuk kategori endemik campak,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Sehingga Ia meminta para pemudik menjaga kondisi kesehatan agar tidak tertular penyakit selama perjalanan. Alwiati juga mengingatkan agar masyarakat tidak membawa penyakit saat kembali ke Balikpapan.

“Saya berharap pemudik menjaga kesehatan dan tidak membawa penyakit saat kembali ke Balikpapan,” katanya.

Dishub Balikpapan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Agung Tunggal

Jika mengalami gejala penyakit, ia mengimbau masyarakat agar segera melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya juga memeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain itu, pemudik juga perlu memastikan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif. Hal tersebut penting agar masyarakat dapat langsung memperoleh layanan kesehatan saat membutuhkan.

“Pastikan kepesertaan BPJS Kesehatan aktif agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Untuk layanan kesehatan, masyarakat dapat memanfaatkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) jika kondisi tidak darurat. “Tetapi apabila darurat, bisa langsung ke rumah sakit,” ujarnya.

Pemeriksaan Kesehatan dan Narkoba

Sebelumnya, DKK Balikpapan juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada sejumlah titik transportasi saat musim mudik Idulfitri. Pemeriksaan berlangsung untuk kawasan Pelabuhan Semayang serta Terminal Batu Ampar pada 16 hingga 17 Maret 2026 lalu.

DBD Capai 326 Kasus, DKK Balikpapan Siapkan Vaksinasi Kedua

Dalam kegiatan tersebut, DKK melibatkan berbagai organisasi profesi, termasuk Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Petugas kesehatan bertugas memberikan pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan penanganan medis.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan juga menyasar para sopir angkutan umum serta operator Bacitra. Pemeriksaan tersebut mencakup tes kesehatan hingga pemeriksaan narkoba guna memastikan keselamatan penumpang.

“Tentu saja kami ingin memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan tidak mengonsumsi narkoba,” jelas Alwiati.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Menurutnya, keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada kondisi pengemudi, tetapi juga kesiapan kendaraan.

“Jangan sampai pengemudi sehat, tetapi kendaraan tidak laik jalan karena bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Posko Wahana Aktif, Lalu Lintas Lebaran di Balikpapan Lancar

DKK Balikpapan berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan arus balik dengan aman, sehat, dan selamat hingga tujuan. (bro2/Adv Diskominfo Balikpapan)