HUKUM
Beranda / HUKUM / 70 Paket Etomidate dari Kasus Kasatreskoba Polres Kukar

70 Paket Etomidate dari Kasus Kasatreskoba Polres Kukar

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Aroma pengkhianatan terhadap institusi penegak hukum menyeruak dari pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan seorang perwira polisi aktif di Kalimantan Timur (Kaltim). Sosok yang seharusnya berada pada garis depan pemberantasan narkotika justru terseret dalam dugaan penyelundupan etomidate bernilai ratusan juta rupiah.

Kasus itu menyeret Kasatreskoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berinisial YBA. Dugaan keterlibatannya mencuat setelah anggota Satreskoba Polres Kukar berinisial A tertangkap saat mengambil sebuah paket kiriman di Tenggarong.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, mengungkapkan pengungkapan kasus bermula dari operasi controlled delivery atau penyerahan barang dalam pengawasan petugas bersama Bea Cukai.

“Ternyata yang mengambil paket anak buah dari Kasatreskoba Kukar. Kemudian kami telusuri bersama Propam,” kata Romylus, Minggu (17/5/2026).

Setelah penangkapan berlangsung, petugas langsung memeriksa A mengenai isi paket dan tujuan pengambilannya. Dari pemeriksaan awal, anggota tersebut mengaku tidak mengetahui isi barang karena hanya menjalankan perintah atasannya.

Pemilik Beli Mie Gacoan Berau, Penumpang Bawa Kabur Mobil

“Ngakunya tidak tahu kalau itu paket narkoba, karena paketnya tertutup. Mereka cuma menerima perintah,” jelas Romylus.

Nyanyian Anak Buah Kasatreskoba Polres Kukar

Pengakuan tersebut kemudian menjadi pintu masuk bagi penyidik Propam dan Direktoat Resnarkoba Polda Kaltim untuk membongkar alur distribusi barang terlarang.

“Kami terus melakukan pemeriksaan secara mendalam untuk memastikan sejauh mana keterlibatan A dalam kasus ini,” ujarnya.

Romylus menyebut A berulang kali menjalani interogasi intensif. Namun, keterangannya tetap sama. Ia mengaku hanya mengambil paket lalu menyerahkannya kepada YBA tanpa mengetahui isi kiriman.

“Si A ngaku setiap ambil paket itu tidak pernah tahu isinya, kemudian ia menyerahkan ke YBA. Nah, YBA ini juga bilang, memang anggotanya tidak pernah tahu, cuma ia perintahkan untuk ambil paket saja,” paparnya.

Kapolres Kukar Sebut Kasat Resnarkoba Pakai Liquid Narkotika

Fakta itu membuat penyidik mulai menelusuri lebih jauh sosok YBA dan pola pengiriman paket. Penyidik juga menduga aktivitas ini sudah berlangsung beberapa kali sebelumnya.

“Saat petugas membongkar paket, isinya berupa 70 paket etomidate. Satu pak harganya bisa berkisar Rp5 juta. Jadi totalnya mencapai Rp270-an juta.

“Nilainya mencapai ratusan juta rupiah,” ucapnya.

Etomidate sejatinya merupakan obat anestesi yang lazim untuk tindakan medis dalam membantu proses pembiusan pasien sebelum operasi. Namun, penyalahgunaan zat tersebut marak sebagai campuran liquid vape ilegal. (bro2)

Statement Kapolda Kaltim Soal Perwira Polres Kukar Terlibat Narkoba