BONTANG
Beranda / DAERAH / BONTANG / Aplikasi Srikandi, Bontang Menuju Birokrasi Modern Nirkertas

Aplikasi Srikandi, Bontang Menuju Birokrasi Modern Nirkertas

Pemkot Bontang memperkuat transformasi digital melalui sosialisasi aplikasi Srikandi bagi sekolah dan kelurahan se-Kota Bontang. (Prokopim)

BERANDAPOST.COM, BONTANGPemerintah Kota Bontang memperkuat transformasi birokrasi digital melalui perluasan implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Sosialisasi aplikasi tersebut khusus untuk lingkungan sekolah dan kelurahan.

Sosialiasi merupakan inisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris membuka kegiatan, Selasa (19/5/2026).

Sebanyak 104 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas pengelola arsip dan administrator Srikandi dari sekolah maupun kelurahan se-Kota Bontang.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, DPK Kota Bontang menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Muhammad Solihin.

Agus Haris menegaskan teknologi digital kini menjadi fondasi utama dalam tata kelola pemerintahan modern. Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu bekerja lebih cepat, transparan, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

6 Koperasi Merah Putih Bontang Sediakan Sembako hingga Pupuk

“Data adalah energi baru, dan arsip adalah ingatan yang menjaga arah perjalanan sebuah pemerintahan. Penentuan keberhasilan daerah bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga oleh kemampuan mengelola informasi, data, dan arsip secara tertib, aman, dan terintegrasi,” ujar Agus Haris.

Ia juga menjelaskan aplikasi Srikandi bukan sekadar alat administrasi belaka. Melainkan simbol perubahan budaya kerja birokrasi menuju sistem pemerintahan modern dan nirkertas atau paperless.

Menurutnya, transformasi tersebut mampu mendorong efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelayanan publik.

“Melalui sistem ini, proses surat-menyurat dan pengelolaan arsip menjadi lebih cepat, mudah ditelusuri, serta aman demi mendukung pelayanan publik yang berkualitas,” katanya.

Pemkot Bontang Raih Penghargaan ANRI

Komitmen Pemkot Bontang dalam penguatan tata kelola digital juga mendapat pengakuan nasional. Kota Bontang sebelumnya meraih penghargaan Terbaik I Penerapan Aplikasi Srikandi kategori kota dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Atasi Antrean, Pemkot Bontang Awasi Ketat Solar Bersubsidi

Agus Haris berharap capaian tersebut juga menjadi motivasi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan berbasis digital.

“Prestasi ini agar menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital. Saya mengajak para kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala sekolah untuk terus mendukung implementasi Srikandi dalam lingkungan kerja masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febri Arianti, menjelaskan sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.

Selain meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga keamanan aset daerah dan meningkatkan kesadaran aparatur terhadap pentingnya sistem pengarsipan modern.  (bro2)

Program Tengok Tetangga Bontang, Neni Moerniaeni Santuni Anak Yatim