BERANDAPOST.COM, JAKARTA – Kesempatan bagi mahasiswi Indonesia untuk mengasah kemampuan kepemimpinan kembali terbuka. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk meluncurkan Female Future Leader (FFL) 2026. Targetnya menjangkau lebih dari 200 ribu pendaftar dari seluruh Indonesia.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari keberhasilan Female Future Leader Batch 1 yang mendapat sambutan luas perempuan muda dari berbagai daerah. Dari proses seleksi, XLSMART akan memilih 150 peserta terbaik untuk mengikuti program pengembangan kepemimpinan intensif selama tiga bulan.
Female Future Leader menjadi bagian dari ekosistem XLSMART Future Ready. Sebuah program pengembangan talenta digital yang menghubungkan pembelajaran, peningkatan kompetensi, sertifikasi, hingga peluang karier bagi generasi muda.
Melalui program ini, XLSMART memperkuat komitmennya membuka akses yang lebih luas bagi perempuan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, menguasai keterampilan masa depan, serta membangun jejaring profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Tema Female Future Leader 2026
Mengusung tema “Building Future-Ready Women Leaders”, Female Future Leader 2026 hadir untuk menyiapkan lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu mendorong inovasi, transformasi digital, dan pertumbuhan ekonomi nasional. Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan perubahan dunia kerja, kesempatan yang setara bagi perempuan semakin penting.
Director & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan Indonesia memiliki banyak perempuan bertalenta. Tantangannya adalah memperluas akses, kesempatan, dan jejaring agar potensi tersebut berkembang secara optimal.
“Indonesia tidak kekurangan perempuan bertalenta. Yang masih perlu kita perluas adalah akses, kesempatan, dan jejaring agar semakin banyak perempuan mampu tumbuh menjadi pemimpin. Melalui Female Future Leader, kami ingin menghadirkan ekosistem yang mendukung perempuan muda Indonesia mengembangkan potensinya, membangun kepercayaan diri agar siap menghadapi dunia kerja dan tantangan transformasi digital,” katanya.
Merza menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan Female Future Leader tahun sebelumnya menjadi dasar untuk memperluas jangkauan program pada 2026.
“Batch pertama menunjukkan bahwa ketika perempuan memperoleh akses terhadap pembelajaran, mentoring, dan jejaring yang tepat, mereka mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, tahun ini kami memperluas jangkauan program sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih komprehensif agar semakin banyak perempuan Indonesia siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Pengalaman yang Lebih Komprehensif
Pada penyelenggaraan sebelumnya, Female Future Leader berhasil menarik lebih dari 77 ribu pendaftar. Program tersebut juga menghadirkan campus roadshow dan kolaborasi bersama berbagai komunitas dari sejumlah daerah. Selain itu, enam proyek pemberdayaan perempuan yang lahir dari program tersebut telah memberi manfaat kepada lebih dari 60 ribu orang.
Berbekal capaian itu, Female Future Leader 2026 menawarkan pengalaman belajar yang lebih lengkap. Selain mengikuti Leadership Bootcamp selama tiga bulan, peserta terpilih akan memperoleh kesempatan mengikuti direct mentoring bersama praktisi industri, Overseas Company Visit, National Postgraduation Program, serta Internship at XLSMART.
Seluruh materi untuk membangun keseimbangan antara hard skills dan soft skills. Peserta akan mempelajari kepemimpinan, design thinking, manajemen proyek, storytelling, komunikasi, keterampilan digital, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, literasi digital, hingga problem solving.
Tak hanya belajar dalam kelas, peserta juga akan merancang dan menjalankan proyek sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Pendekatan tersebut menjadi ciri khas Female Future Leader karena mendorong peserta menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Terbuka bagi Mahasiswi Seluruh Indonesia
Program ini terbuka bagi mahasiswi aktif jenjang S1 maupun D4 dari seluruh Indonesia dan berbagai disiplin ilmu. Seleksi berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari administrasi, kurasi, hingga Leaderless Group Discussion (LGD).
Dari target lebih 200 ribu pendaftar, hanya 150 peserta terbaik yang akan lolos mengikuti program intensif. Seluruh rangkaian kegiatan tanpa biaya bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Seluruh proses pembelajaran mendapat dukungan platform digital Future Ready dan aplikasi Sisternet. Melalui platform tersebut, peserta memperoleh akses ke materi pembelajaran, komunitas, informasi program, konten inspiratif, hingga peluang pengembangan karier.
XLSMART juga terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi, komunitas, pemerintah, dan berbagai mitra industri. Langkah itu bertujuan memperluas akses perempuan muda terhadap pembelajaran, sertifikasi, dan peluang kerja.
Melalui Female Future Leader 2026, XLSMART kembali menegaskan komitmennya membangun ekosistem digital yang inklusif. Perusahaan meyakini semakin luas akses perempuan terhadap pendidikan, teknologi, kepemimpinan, dan jejaring profesional, semakin besar pula kontribusi mereka dalam mempercepat transformasi digital serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

