BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Kesempatan Terakhir! SPMB SMP Balikpapan Jalur Reguler 3.296 Kursi

Kesempatan Terakhir! SPMB SMP Balikpapan Jalur Reguler 3.296 Kursi

Masa orientasi siswa baru di SMPN 10 Balikpapan tahun lalu. SMPN 10 memiliki kuota 139 kursi untuk SMPB 2026. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Kesempatan terakhir bagi calon siswa untuk memperoleh bangku SMP pada Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB SMP Balikpapan jalur reguler berlaku mulai 6 hingga 8 Juli 2026. Adapun kuota kursi yang masih tersedia adalah 3.296 kursi.

Jalur reguler menjadi peluang bagi calon siswa yang belum lolos pada seleksi afirmasi, mutasi, domisili, maupun prestasi. Sebanyak 3.296 kursi tersebar pada 43 sekolah, terdiri atas 2.828 kursi pada 28 SMP negeri dan 468 kursi untuk 15 SMP swasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menjelaskan kuota jalur reguler berasal dari sisa daya tampung sekolah setelah seluruh tahapan seleksi sebelumnya selesai.

“Ini menjadi kesempatan bagi anak-anak yang belum terima masuk jalur sebelumnya untuk mendaftar,” katanya, Senin (6/7/2026).

Pihaknya telah mengumumkan sisa kuota SPMB SMP Balikpapan melalui media sosial resmi. Langkah tersebut agar masyarakat dapat mengetahui daya tampung yang masih tersedia sebelum menentukan pilihan.

Harga Beras Naik, DPRD Balikpapan Minta Awasi Distribusi

Irfan juga mengimbau para orang tua segera memanfaatkan masa pendaftaran bagi anak yang belum memperoleh sekolah pada tahapan sebelumnya. “Manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ucapnya.

Irfan menegaskan pelaksanaan SPMB SMP Balikpapan berlangsung secara terbuka dan bebas dari praktik percaloan maupun titipan. Masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kami pastikan seluruh proses berlangsung transparan dan terbuka sesuai ketentuan,” ujarnya.

Berdasarkan data, SMPN 10 memiliki sisa kuota jalur reguler terbanyak, yakni 139 kursi. Selanjutnya, SMPN 7 sebanyak 122 kursi dan SMPN 6 ada 117 kursi.

“Kuota paling sedikit itu SMPN 21 dengan 39 kursi, SMPN 27 ada 42 kursi dan SMPN 24  sebanyak 43 kursi,” bebernya.

TPST Graha Indah Segera Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan

Sementara untuk SMP swasta mulai dari MTs Ibnu Khaldun 66 kursi, SMP PJHI tersisa 63 kursi, dan SMP PGRI 7 ada 43 kursi.

“Sisa kuota itu menjadi acuan masyarakat dalam menentukan pilihan sekolah,” tutup Irfan. (bro2)