BERANDAPOST.COM, TENGGARONG – Listrik menyala bukan sekadar soal terang. Ia menggerakkan usaha kecil, menerangi ruang belajar anak, serta menjaga layanan kesehatan tetap berjalan. Karena itu, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menggelar rapat koordinasi bersama jajaran PLN guna memastikan pemerataan energi hingga pelosok.
Pertemuan berlangsung Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kukar, Senin (2/3/2026). Hadir Manager PLN Tenggarong Hasmon Karaeng, Asman Perencanaan PLN UP3 Samarinda Rahmadi Adi Widodo, Kepala Dinas PU Kukar Wiyono, perwakilan Dishub, serta instansi terkait.
Rakor membahas jangkauan pelayanan PLN dan rencana prioritas perluasan jaringan wilayah Kukar. Aulia ingin mendengar langsung kendala lapangan. Sejumlah warga mengeluhkan listrik kerap padam, tegangan rendah, hingga kebutuhan tambah daya dan jaringan baru.
“Listrik bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan pokok. Pemerintah daerah akan terus berupaya agar seluruh wilayah Kukar, termasuk daerah terpencil, dapat menikmati aliran listrik dengan baik,” tegasnya.
Ia menekankan tak boleh ada warga tertinggal dalam akses energi. Ketersediaan listrik stabil akan mendorong UMKM tumbuh, mutu pendidikan meningkat, serta layanan kesehatan makin optimal.
TARGET LISTRIK 24 JAM
Manager PLN Tenggarong, Hasmon Karaeng, menyampaikan target seluruh desa menikmati listrik 24 jam pada 2026. Meski kondisi geografis menantang, PLN bersinergi bersama Pemkab Kukar memperluas elektrifikasi hingga pedalaman dan kawasan perairan sekitar Danau Melintang melalui program Terang Kampungku.
Hingga akhir 2025, sebagian besar wilayah pedalaman telah teraliri listrik penuh 24 jam. Untuk lokasi sulit jangkau kabel, tersedia pembangkit alternatif. Pemerintah daerah juga mendorong penggunaan PLTS komunal sebagai solusi pemerataan energi.
“Jangkauan pelayanan sudah hampir mencakup seluruh kecamatan. Fokus 2025–2026 pemerataan hingga dusun terpencil dan kawasan perairan,” jelas Hasmon.
Pada momentum Ramadan, PLN Tenggarong menghadirkan program “Ramadan Terang, Lebaran Tenang”. Pelanggan satu fasa semua golongan tarif mendapat diskon tambah daya 50 persen sejak 25 Februari hingga 10 Maret 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.
Upaya ini menjadi bagian langkah bersama agar energi hadir merata. Saat lampu menyala hingga sudut kampung dan tepian danau, harapan warga pun ikut tumbuh bersama terang.


