BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Disperkim Balikpapan Gandeng CSR untuk Program Bedah Rumah

Disperkim Balikpapan Gandeng CSR untuk Program Bedah Rumah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait meninjau rumah warga Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur yang mendapatkan program bedah rumah pada 5 Mei 2026 lalu. Disperkim Balikpapan membuka peluang CSR perusahaan untuk mendukung percepatan program bedah rumah bagi warga kurang mampu. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Harapan memiliki hunian layak masih menjadi impian banyak warga kurang mampu. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR). Tujuannya guna mempercepat program bedah rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Balikpapan, Rafiudin mengatakan, keterlibatan dunia usaha sangat penting agar semakin banyak warga menerima bantuan perbaikan rumah setiap tahun. Sebelumnya jangkauan bantuan tersebut masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kita juga mengharap ada bantuan dari CSR, bantuan dari provinsi maupun bantuan dari pusat,” kata Rafiudin, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, Pemkot Balikpapan telah memiliki data rumah tidak layak huni yang masuk prioritas penanganan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan program harus berjalan bertahap.

Pada 2025, sebanyak 100 unit rumah berhasil mendapatkan perbaikan melalui program bedah rumah yang bersumber dari APBD Kota Balikpapan. Jumlah yang sama kembali teralokasikan pada 2026.

675 Jemaah Haji Balikpapan ke Tanah Suci, Waspada Cuaca Ekstrem

“Kalau dari APBD Kota Balikpapan 100 unit. Tahun ini juga 100 unit,” ungkapnya.

Selain APBD, program rehabilitasi rumah juga mendapat dukungan dari perusahaan melalui CSR dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.

“Ada juga bantuan CSR, ada dari BSPS juga,” tambahnya.

Rafiudin menilai sinergi pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah penting untuk menekan jumlah rumah tidak layak huni. Apalagi, perkembangan kota yang semakin pesat turut memengaruhi kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang aman dan layak. (bro2)

Depo Kontainer Km 13 Balikpapan Tekan Kemacetan Lalu Lintas