NASIONAL
Beranda / TOPIK / NASIONAL / Komisi VII DPR Minta UMKM Jadi Bagian Ekosistem Ekonomi IKN

Komisi VII DPR Minta UMKM Jadi Bagian Ekosistem Ekonomi IKN

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. (HO - Humas Otorita IKN)

BERANDAPOST.COM, NUSANTARA – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya menghadirkan gedung-gedung pemerintahan yang terus menjulang. Lebih dari itu, IKN juga mulai menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang memberi ruang bagi pelaku usaha lokal. Kesan tersebut mengemuka saat Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja perdana ke IKN, Jumat (10/7/2026).

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengapresiasi tingginya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan IKN.

“Kami sangat senang tentunya mendengar bahwa adanya TKDN yang cukup tinggi,” katanya.

Pada saat yang sama, Komisi VII juga menekankan pentingnya memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Termasuk mengembangkan sektor pariwisata agar masyarakat luas merasakan manfaat pembangunan IKN.

“Apakah itu dalam pengadaan barang maupun juga pelibatan dari masyarakat lokal, material, perlengkapan dan seterusnya dalam pembangunan IKN ini,” ujarnya.

191 Siswa SMA Taruna Nusantara Masuk Kampus IKN

Menurut Rahayu, keberhasilan pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan ekosistem ekonomi yang inklusif. Ia menilai UMKM dan industri kecil menengah (IKM) harus memperoleh ruang yang memadai agar mampu tumbuh bersama perkembangan IKN.

“Jangan sampai UMKM ini tidak ada ruang,” ucapnya.

Berdayakan UMKM Lokal

Menanggapi hal tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa berbagai program telah berjalan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus daya saing UMKM lokal.

Salah satu program yang telah berjalan ialah pelatihan kuliner dengan melibatkan chef profesional. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas produk dan layanan pelaku usaha sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat ataupun pengunjung IKN.

“Sekarang konsumsi kegiatan tidak lagi datang dari Balikpapan. Ibu-ibu Dharma Wanita mengumpulkan pelaku kuliner dari kawasan sekitar, kemudian kami menghadirkan chef untuk melatih mereka agar mampu mengembangkan usahanya,” kata Basuki.

AKPSI Usul 5 Persen Harga TBS Jadi PAD Penghasil Sawit

Selain meningkatkan kapasitas pelaku usaha, Otorita IKN juga memperluas akses pasar melalui penyediaan booth usaha bersama mitra pembangunan. Salah satunya bekerja sama dengan Artha Graha Network yang tengah mengembangkan Nusantara Park seluas 3,8 hektare sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Program pemberdayaan lain juga terus berlangsung, mulai dari pelatihan UMKM, pelatihan hospitality, pengembangan IKN Digital Community, fasilitasi promosi produk, pendampingan sertifikasi halal, hingga workshop kewirausahaan bersama Bank Indonesia. (bro2)