BERANDAPOST.COM, PONTIANAK – Penyaluran BBM untuk Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan tren membaik. Antrean panjang yang sempat terjadi kini mulai terkendali seiring penguatan distribusi dan penambahan pasokan.
Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, menyebut penyaluran BBM per 23 Maret 2026 berjalan lancar.
“Kondisi antrean pada berbagai SPBU Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sudah normal. Sedangkan Kabupaten Mempawah, Singkawang, dan Bengkayang dalam kondisi sedang. Selanjutnya untuk Kabupaten Sambas dan Landak masih terus kami upayakan untuk mengurangi antrean yang masih relatif padat,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).
Ia menambahkan, selama periode Satgas 9-22 Maret, penyaluran BBM untuk Kalimantan Barat meningkat signifikan, terutama pada jenis bensin.
“Selama periode Satgas 9-22 Maret, penyaluran BBM tercatat rata-rata 2.749 KL/hari untuk Pertalite dan Pertamax Series atau naik 19,8 persen dari normal. Puncak kenaikan 54 persen pada 20 Maret. Kemudian untuk Solar 1.420 KL/hari atau turun 3,7 persen dari normal, dengan kenaikan tertinggi 20 persen pada 18 Maret. Kami memastikan suplai ke SPBU berjalan lancar dengan penambahan mobil tangki serta operasional IT Pontianak selama 24 jam,” imbuh Widhi.
Secara terpisah, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan penguatan distribusi guna menjaga ketersediaan BBM.
“Kami menegaskan bahwa suplai BBM untuk Kalimantan Barat terus kami tambah dan mendistribusikan secara maksimal. Kondisi saat ini sudah berangsur kondusif. Kami juga telah mendorong pihak SPBU untuk tetap beroperasi optimal serta melakukan pengawasan lebih ketat. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu”, ujarnya.
Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum terus memperkuat koordinasi. Upaya ini mencakup sosialisasi kepada masyarakat sekaligus penindakan terhadap praktik penimbunan. (bro2)



