BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Gerakan memperkuat ekonomi kreatif Kota Balikpapan terus bergulir. Forum Ekonomi Kreatif (Ekraf) menempatkan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Ketua Harian Ekraf Balikpapan, Krishna Galih Mahendra Putra, menilai keterbukaan terhadap kolaborasi menjadi langkah strategis dalam mengembangkan potensi daerah.
“Kolaborasi adalah hal utama. Kami terbuka bekerja sama dengan siapa saja, baik tokoh masyarakat, komunitas, maupun organisasi lainnya,” katanya, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, kolaborasi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Upaya ini juga bertujuan meningkatkan nilai seni dan budaya lokal agar semakin dikenal luas.
“Agar ekonomi kreatif mampu menjadi salah satu pilar penting pembangunan daerah,” ujarnya.
Krishna juga meyakini sektor ekonomi kreatif memiliki peluang besar sebagai alternatif penggerak ekonomi saat dinamika global terus berubah. Sektor ini juga mampu melibatkan generasi muda sebagai motor inovasi.
“Ekonomi kreatif bukan sekadar bisnis, tetapi juga wadah pengembangan kreativitas masyarakat, khususnya anak muda,” jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Ekraf Balikpapan mendorong penyediaan ruang kreatif sebagai sarana bagi pelaku usaha untuk berkarya dan berkolaborasi. Keberadaan ekosistem yang kuat akan mempercepat pertumbuhan sektor ini.
“Jika ruang dan ekosistem tersedia, pelaku kreatif akan lebih mudah berkembang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Krishna menyebut Pemerintah Kota Balikpapan membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak, termasuk komunitas kreatif, pelaku usaha, dan organisasi lainnya.
“Ini menjadi peluang besar untuk bersama-sama membangun ekonomi kreatif,” pungkasnya. (bro2)



