BERANDAPOST.COM, BANGKOK – Sebanyak 6 program unggulan Corporate Social Responsibility PT Pertamina Hulu Indonesia mencatat prestasi pada ajang The 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand.
Ajang internasional ini mengapresiasi perusahaan dengan program inovatif, berkelanjutan, dan berdampak luas pada aspek lingkungan, sosial, serta tata kelola.
Manager Communication, Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menyebut capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap praktik tanggung jawab sosial.
“Pencapaian ini mencerminkan konsistensi Perusahaan dalam mengarusutamakan praktik tanggung jawab sosial dan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam setiap lini kegiatan operasi Perusahaan,” ujarnya.
Ia menegaskan perusahaan menjalankan CSR sebagai bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance dan Environment, Social, and Governance.
Pada ajang tersebut, PEP Tanjung Field meraih predikat Platinum kategori pemberdayaan perempuan melalui program SEKARA JIRAK.
PEP Sangasanga Field juga meraih Platinum kategori program komunitas melalui Prokesmas Puja yang fokus pada penanganan TBC dan stunting.
Sementara itu, PEP Sangatta Field memperoleh Bronze melalui program ECO STEP Semberah yang mengembangkan pertanian organik berkelanjutan.
Sedangkan PHSS meraih penghargaan lingkungan melalui program BIO KOSMO dengan predikat Silver serta BALANIPA RECYCLE dengan predikat Bronze.
Kolaborasi Fondasi Utama
Head of CRC Zona 9, Dharma Saputra, menegaskan keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Kolaborasi menjadi fondasi utama dalam setiap inisiatif yang kami jalankan. Kami melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari para penerima manfaat, pelaku UMKM, hingga BUMDes,” ungkapnya.
Ia juga menilai pendekatan tersebut memperkuat dampak sekaligus menjaga keberlanjutan program.
Sejumlah program unggulan juga mengantarkan perusahaan meraih PROPER Hijau 2025 sebagai bentuk pengakuan atas kinerja lingkungan yang melampaui standar.
Di sisi lain, PHM meraih Platinum kategori pendidikan melalui program Sekolah Negeri Terapung di Delta Mahakam.
Head of CRC Zona 8, Achmad Krisna Hadiyanto, menilai program ini berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat pesisir.
“Kami meyakini pendidikan sebagai salah satu fondasi utama untuk membangun masyarakat yang mandiri dan berwawasan luas,” ujarnya. (bro2)


